Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 14 Desember 2017 | 09:33 WIB

Abraham, Pelaku Ujaran Kebencian Mengaku Pendeta

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Kamis, 7 Desember 2017 | 14:10 WIB
Abraham, Pelaku Ujaran Kebencian Mengaku Pendeta
Abraham Ben Moses - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Abraham Ben Moses, pelaku ujaran kebencian yang ditangkap Bareskrim Polri, mengaku sebagai pendeta.

"Pengakuannya demikian (sebagai pendeta)," kata Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Fadil Imran saat dikonfirmasi, Kamis (7/12/2017).

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh penyidik, Abraham mengaku melakukan ujaran kebencian karena sesuai dengan keyakinannya.

Dia mengklaim memiliki keyakinan yang sah sehingga merasa agama lain tak sesuai dengan keyakinannya. "Motif menyebarkan keyakinannya," ujarnya.

Seperti diketahui, penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap Abraham Ben Moses (52), terkait kasus ujaran kebencian berbau SARA melalui media sosial Facebook.

Abraham Ben Moses dalam videonya yang viral di Facebook, tampak berbincang dengan seorang sopir taksi online. Dalam pembicaraan itu, Abraham sempat menanyakan agama sopir tersebut. Lalu, Abraham mengutip salah satu ayat dalam keyakinan agama sang sopir terkait pernikahan.

Ia kemudian melecehkan Nabi Muhammad yang dianggapnya tidak konsisten dengan ucapannya, dan melanggar perintah agamanya. Abraham juga menghasut sang sopir agar mau masuk ke dalam agamanya.

Abraham disangkakan dengan pasal 28 ayat 2 Undang-undang No.19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang No.11 tahun 2008 tentang ITE.

Sejumlah barang bukti disita dari Abraham, di antaranya 1 buah Iphone 6 Plus warna putih. [rok]

Komentar

 
x