Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Desember 2017 | 04:28 WIB

TNI-LPSK Diharap Koordinasi Usut Kasus La Gode

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Rabu, 6 Desember 2017 | 22:11 WIB
TNI-LPSK Diharap Koordinasi Usut Kasus La Gode
Koordinator KontraS, Yati Andriyani
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Koordinator KontraS, Yati Andriyani meminta kepada Denpom Ternate berkoordinasi dengan LPSK untuk memeriksa para saksi terkait kasus kematian La Gode di Pos Satgas 732 Banua, Maluku Utara.

"Kami harap penyidik harus segera koordinasi dengan LPSK, kami sudah koordinasi dengan LPSK," kata Yati, Rabu (6/12/2017).

Menurut dia, hal tersebut untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para saksi yang dimintai keterangan, baik saksi di lapangan maupun saksi kunci. Sebab, jangan sampai para saksi merasa ada intimidasi atau psikologisnya terganggu.

"Jadi penyidik harus koordinasi dengan LPSK dan mengikuti aturan-aturan yang berlaku di LPSK untuk memeriksa para saksi," ujarnya.

Awalnya, La Gode ini pada 10 Oktober 2017 tertangkap tangan melakukan pencurian singkong oleh anggota polisi, kemudian polisi membawa korban (La Gode) ke Pos Satgas 732 untuk dilakukan proses pembinaan.

Pada 15 Oktober 2017, korban kemudian melarikan diri dari Pos Satgas 732 Banua. Lalu, 23 Oktober si korban bersama dengan salah satu saksi (LM) kembali ditangkap di Desa Kramat oleh anggota kepolisian dan dua orang anggota Satgas.

"Kemudian, korban dan saksi dibawa ke Pos Satgas 732. Akhirnya, pada 24 Oktober si korban dinyatakan meninggal dunia di Pos Satgas," jelasnya.

Atas kejadian itu, LBH Maromoi dan KontraS mendampingi keluarga korban membuat laporan penyiksaan yang menyebabkan kematian La Gode ke Denpom Ternate dan ke Polda Maluku Utara serta melaporkan dugaan penyalahgunaan wewenang ke Propam Polda Maluku Utara. [ton]

Tags

Komentar

 
x