Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 16 Desember 2017 | 04:36 WIB

Jokowi Dinilai Perlakukan Gatot Seperti Anies

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 5 Desember 2017 | 19:55 WIB
Jokowi Dinilai Perlakukan Gatot Seperti Anies
Ketua Progres 98, Faizal Assegaf - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Progres 98, Faizal Assegaf menilai, langkah Presiden Joko Widodo mempercepat proses pergantian Jenderal Gatot Nurmantyo dari jabatan Panglima TNI, sebagai manuver politik yang tidak etis.

"Andai hubungan Jokowi dan Gatot berjalan mesra, saya kira proses pergantian Panglima TNI akan dibuat elegan, bermartabat dan tanpa tendensi," kata Faisal dalam keterangan tertulis, Jakarta, Selasa (5/12/2017).

Bersarkan catatan, jabatan Gatot berakhir pada bulan Maret 2018, namun, desakkan memecat Gatot terus-menerus digulirkan beberpa kalangan.

Hal itu memberi indikasi kuat bahwa tindakan itu diduga atas tekanan kekuatan lingkaran istana. Hal itu tentu akan memicu eskalasi politik jelang Pilpres 2019.

"Terlebih belakangan Istana mencurigai Gatot dekat dengan Islam dan merupakan jenderal titipan SBY, serta sangat loyal pada Prabowo Subianto," kata dia.

Lebih memptihatinkan Gatot difitnah telah merencakan kudeta melalui penggalangan kekuatan massa Islam dalam aksi 411 dan 212 di akhir tahun 2016.

Dengan demikian, lanjut dia, tidak elok memanfaatkan dinamika politik yang tidak sehat untuk mempercepat pencopotan Gatot. "Suka atau tidak bakal menimbulkan problem krusial dan sudah pasti memicu prahara politik nasional," ujar dia.

Sebaiknya, DPR dan Presiden Jokowi menahan diri, membiarkan pergantian Gatot berjalan nomatif pada Maret nanti. Sehingga pergantian Panglima TNI tidak terkesan Gatot mirip dengan Anies Baswedan saat diberhentikan dari kursi kabinet kerja.[jat]

Komentar

 
x