Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Desember 2017 | 03:45 WIB

Gatot Diharap Tak Buat Kebijakan Strategis

Oleh : - | Selasa, 5 Desember 2017 | 19:27 WIB
Gatot Diharap Tak Buat Kebijakan Strategis
Pengamat Militer, Susaningtyas Kertopati alias Nuning - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pengamat Militer, Susaningtyas Kertopati alias Nuning meminta Jenderal Gatot Nurmantyo tidak membuat keputusan strategis apapun setelah Presiden Joko Widodo mengirim surat pergantian Panglima TNI ke DPR RI pada Senin (4/12/2017).

"Sebaiknya Panglima TNI tidak membuat keputusan strategis apapun lagi, sehubungan dengan sudah adanya usulan calon Panglima TNI yang baru," kata Nuning, Selasa (5/12/2017).

Ia menjelaskan pergantian Panglima TNI secara administrasi tentunya akan diikuti dengan perubahan kebijakan terkait strategi dan operasional TNI ke depan, kebijakan Panglima yang baru dipercaya akan mengemban amanat dari Presiden RI untuk diimplementasikan pada semua tingkatan struktur organisasi TNI.

"Kebijakan tersebut akan dirumuskan oleh pejabat TNI yang berwenang sesuai struktur komando di organisasi TNI AD, TNI AL dan TNI AU," ujarnya.

Menurut dia, selain perubahan kebijakan yang bersifat internal tentunya juga perubahan yang bersifat eksternal seperti kebijakan TNI di ASEAN pada tataran regional dan juga pada tataran global nantinya.

Ia menjelaskan kebijakan TNI yang bersifat eksternal juga terkait dengan hubungan kelembagaan dengan birokrasi pemerintah, MPR/DPR, dan seluruh elemen Bangsa Indonesia. Perubahan seluruh kebijakan tersebut tidak mudah dan menuntut pejabat TNI yang handal

"Kita semua mendukung Panglima TNI dalam menentukan siapa saja pejabat TNI yang handal tersebut. Oleh karenanya, sangat penting mutasi pejabat TNI yang baru harus ditujukan untuk mendukung Panglima TNI yang baru," tandasnya. [ton]

Komentar

 
x