Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Juli 2018 | 23:06 WIB
 

Jembatan Bojonegoro-Trucuk Rampung Akhir Tahun

Oleh : - | Senin, 4 Desember 2017 | 23:40 WIB
Jembatan Bojonegoro-Trucuk Rampung Akhir Tahun
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Bojonegoro - Bupati Bojonegoro Suyoto menjanjikan pembangunan jembatan penghubung antar Kecamatan Bojonegoro (Kota) dengan Kecamatan Trucuk akan selesai pada akhir Desember 2017.

Pembangunan jembatan yang melintang di atas Sungai Bengawan Solo itu diharapkan selain sebagai penghubung pertumbuhan ekonomi masyarakat juga menjadi ruang publik.

Suyoto mengatakan, pembangunan jembatan tersebut memberikan infrastruktur dasar yang akan memberikan dampak langsung baik terhadap pertumbuhan ekonomi maupun kemudahan akses jalan.

Selama ini, masyarakat yang berada di Kecamatan Trucuk yang akan ke wilayah kota, maupun sebaliknya harus melintasi sungai terpanjang di Pulau Jawa dengan transportasi penyeberangan perahu tradisional.

Pembangunan jembatan di atas sungai Bengawan Solo sebelumnya juga dibangun untuk menghubungkan Kecamatan Trucuk dan Kasiman. Untuk memastikan bahwa pembangunan jembatan tersebut tepat waktu, Bupati dan Wakil Bupati, Setyo Hartono melakukan inspeksi mendadak di lokasi pembangunan jembatan.

"Jembatan Sosrodilogo ini harus selesai tepat waktu. Sehingga kami ingin tahu kondisi saat ini dan kendala apa yang dihadapi," jelasnya, Senin (4/12/2017).

Kepala Dinas Pengerjaan Uumum Binamarga dan Tata Ruang, Pemkab Bojonegoro, Andi Tjandra mengungkapkan, pembangunan jembatan yang menghubungkan Kecamatan Trucuk dan Kecamatan Bojonegoro akan rampung dan bisa digunakan untuk kendaraan berskala ringan atau kendaraan roda dua pada akhir Desember 2017. Sementara bagi kendaraan skala berat masih harus melalui sertifikat dari Komisi Keselamatan Jalan dan Terowongan (KKJT) karena termasuk jembatan bentang panjang.

"Akhir Desember jembatan ini sudah rampung. Pengajuan sertifikat ke KKJT setelah semuanya siap. Meskipun jembatan sudah jadi, tidak akan mengijinkan untuk dilalui kendaraan berat sebelum keluar rekomendasi atau sertifikat dari KKJT," tegasnya.

Andi Tjandra menjelaskan, jembatan ini dibangun dalam dua tahap yakni pengerjaan tahap bawah dilaksanakan pada 2016, tahap atas dikerjakan 2017 dan 2018 nanti penyempurnaan dengan landscape.

Total anggaran pembangunan jembatan ini mencapai Rp100 miliar. Secara teknis pengerjaan saat ini sedang mengerjakan ponton di tengah jembatan. [beritajatim]

Komentar

x