Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 16 Juli 2018 | 17:48 WIB
 

Wali Kota Mojokerto Bantah Instruksikan Beri Suap

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Senin, 4 Desember 2017 | 19:37 WIB
Wali Kota Mojokerto Bantah Instruksikan Beri Suap
Wali Kota Mojokerto Mas'ud Yunus - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Wali Kota Mojokerto Mas'ud Yunus memenuhi pemeriksaan kasus dugaan suap pembahasan perubahan APBD pada Dinas PUPR Kota Mojokerto tahun 2017 sebagai tersangka, Senin (4/12/2017). Namun, Mas'ud bantah telah memberi instruksi suap.

"Enggak (beri instruksi suap)," kata Mas'ud di Gedung KPK.

Menurut dia, hari ini pemeriksaan yang dijadwalkan penyidik KPK ada beberapa pertanyaan yang dilontarkan sekitr 14 pertanyaan. Namun, Mas'ud enggan memberikan keterangan lebih jelas soal suap yang diduga diterimanya itu.

"Pemeriksan saya berjalan lancar, tadi ada 14 pertanyaan. Semuanya sudah saya jawab sesuai dengan apa yang saya tahu, dengar dan alami," ujarnya.

Untuk diketahui, Wali Kota Mojokerto Mas'ud Yunus ditetapkan sebagai tersangka kasus suap pembahasan perubahah APBD pada Dinas PUPR Kota Mojokerto tahun 2017. Penetapan tersangka Mas'ud itu merupakan pengembangan dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK.

KPK menduga Mas'ud bersama Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Mojokerto Wiwiet Febryanto memberikan sejumlah uang kepada anggota DPRD Kota Mojokerto.

Atas perbuatannya, Mas'ud Yunus disangkakan melanggar Pasal 5 Ayat 1 huruf a atau pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberntasan tipikor sebagaimana diubah Undang-Undang Nomor 20 tahun 2001 Jo pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP. [ton]

Tags

Komentar

x