Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 27 Mei 2018 | 12:15 WIB
 

Khofifah Tak Perlu Mundur Dari Menteri

Oleh : Ray Muhammad | Senin, 4 Desember 2017 | 15:05 WIB
Khofifah Tak Perlu Mundur Dari Menteri
Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Juru Bicara Kepresidenan Johan Budi memastikan hingga saat ini belum ada pertemuan antara Presiden Jokowi dengan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa untuk membicarakan soal Pilgub Jatim 2018.

Dia membernarkan adanya surat yang diajukan Khofifah untuk meminta arahan Jokowi lantaran berniat maju sebagai cagub Jatim yang disampaikan melalui Mensesneg Pratikno.

"Pak Presiden belum bertemu secara langsung dengan Bu Khofifah membicarakan tentang hal ini. Saya belum tahu mungkin setelah bertemu saya bisa menyampaikan. Secara lisan memang pernah disampaikan keinginan itu beberapa waktu lalu," kata Johan di area Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (4/12/2017).

Dia mengatakan bahwa ada menteri di kabinet yang ingin maju dalam kontestasi pilkada baru pertama kali terjadi di pemerintahan Jokowi-JK.

Soal perlunya Khofifah cuti atau mundur dari jabatannya sebagai Mensos selama proses Pilkada Jatim berlangsung, Johan mengatakan tidak ada Uundang-undang yang mengaturnya.

"Soal itu, (Khofifah mundur jadi menteri), Undang-undang tentang kementerian negara tidak diatur. Undang-undang Pilkada sepertinya tidak diatur. Undang-undang Pilkada itu anggota DPR, DPD, DPRD, kalau enggak salah ya (harus mundur dari jabatan) kalau dia maju. Cuti juga enggak ada aturannya," tuturnya.

Meskipun demikian, menurutnya alangkah bijaknya jika Khofifah memilih salah satu antara fokus menjalani proses di Pilgub Jatim atau konsentrasi dengan tugasnya sebagai menteriZ

"Statemnet Pak Wapres JK (Jusuf Kalla) kan, memberikan saran sebaiknya salah satu ya, apakah running di Pilgub atau tetap jadi Mensos," pungkasnya. [beritajatim]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x