Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 11 Desember 2017 | 22:20 WIB

Puncak Musim Hujan, Masyarakat Diimbau Waspada

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 4 Desember 2017 | 03:10 WIB
Puncak Musim Hujan, Masyarakat Diimbau Waspada
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Masyarakat di seluruh Indonesia diimbau waspada curah hujan yang tinggi, angin kencang disertai petir dalam tiga bulan kedepan.

Sebab, puncak musih hujan di seluruh pulau Indonesia terjadi bulan Desember 2016, sampai Februari 2017. Dalam waktu tiga bulan itu, hujan dan angin kencang disertai pertir diprediksi akan terjadi.

"Masyarakat tetap harus mewaspadai cuaca ekstrim seperti gelombang tinggi yang hampir mencapai 4 meter, bahkan kemudian angin kencang, petir disertai hujan lebat," kata Humas BMKG Dwi Rini pada INILAHCOM, Jakarta, Minggu (3/12/2017).

Dwi menjelaskan, cuaca eksteim dan curah hujan dengan itensitas tinggi yang belakangan terjadi dipicu munculnya Siklon Tropis Cempka dan Dahlia. Tapi dua Siklon Tropis ini sudah menjauh dari Indonesia.

Siklon Tropis Dahlia yang sebelumnya terjadi di Wilayah Indonesia memberikan dampak Hujan sedang hingga lebat di Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur. Angin kencang > 20 knot di Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur bagian barat dan selatan.

Selanjutnya Gelombang laut dengan ketinggian 2,5-4.0 meter di Perairan Selatan Banten hingga Jawa Barat, Samudera Hindia Selatan Banten-Jawa Barat, Perairan Selatan Jawa Tengah-Jawa Timur, Perairan Selatan Bali-Lombok, Selat Bali-Lombok-Alas Bagian Selatan, Samudera Hindia Selatan Bali hingga Lombok. Gelombang laut dengan ketinggian 4,0-6.0 meter di Samudera Hindia selatan Jawa Tengah hingga Jawa Timur.

Bukan hanya itu, ada dua bibit Siklon Tropis muncul, yakni Siklon Tropis 93W dan 97S.

Bibit Siklon Tropis 93W terpantau di Laut Andaman sebelah Utara Aceh, dengan kecepatan angin maksimum 56 km/jam. Dampak dari bibit 93W berupa hujan dengan intensitas sedang-lebat di wilayah Aceh bagian Utara. Sedangkan Gelombang 2,5-4 meter di perairan Lhoksumawe, perairan Sabang, perairan utara dan barat Aceh.

Sementara bibit Siklon Tropis 97S terpantau di Samudera Hindia sebelah selatan NTT, dengan kecepatan angin maksimum 28 km/jam. Bibit siklon 97S bergerak ke arah barat daya menjauhi Indonesia.

Dampak dari bibit ini berupa hujan dengan intensitas sedang-lebat di NTT. Sementara Gelombang 2,5-4 meter di perairan barat Lampung, Selat Bali, Selat Lombok, Selat Alas bagian selatan, Selat Sunda bagian selatan, perairan selatan Jawa Timur hingga Lombok. [ind]

Komentar

 
x