Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 11 Desember 2017 | 22:09 WIB

Pengedar Narkoba Ditembak di Mamuju

Oleh : Happy Karundeng | Minggu, 3 Desember 2017 | 21:47 WIB
Pengedar Narkoba Ditembak di Mamuju
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Mamuju - Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Mashura mengatakan personel Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Barat terpaksa melumpuhkan seorang pria yang diduga sebagai pengedar narkoba karena mencoba melawan saat akan ditangkap.

"Seorang pria diduga sebagai pengedar narkoba berinisial JN (34) terpaksa dilumpuhkan karena mencoba melawan dengan menyerang petugas saat akan ditangkap," katanya di Mamuju, Minggu (3/12/2017).

Penangkapan pria diduga pengedar narkoba itu kata Mashura berlangsung pada Jumat malam (1/11) di Desa bunde Kelurahan Sampaga, Kabupaten Mamuju.

"Saat ini, JN sudah diamankan di Polres Mamuju untuk dilakukan pengembangan penyelidikan," terang Mashura.

Sementara itu, Kasubdit Narkoba Polda Sulbar Komisaris Polisi H Podding mengatakan, JN dilumpuhkan saat akan dicegak karena diduga membawa narkoba. Saat akan ditangkap JN lanjut Podding, melakukan perlawanan sehingga dilakukan tindakan tegas dengan menembak dan mengenai paha kirinya.

"Bukannya menyerah, JN yang diduga sebagai pendedar itu masih sempat melarikan diri masuk ke kebun warga sehingga dilakukan pengejaran dengan bantuan Polsek Sampaga yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Inpektur Polisi Satu Muhtar Mahdi," bebernya.

"Saat dilakukan pengejaran, Kapolsek Sampaga Iptu Muhtar Mahdi dan personel Narkoba Polda Sulbar menelusuri tetesan darah dan akhirnya berhasil menemukan JN di kebun dalam keadaan tidak sadarkan diri karena kehabisan banyak darah," terang Podding.

Pria diduga pengedar narkoba itu kata Podding kemudian langsung dilarikan ke Puskesmas untuk diberikan pertolongan pertama, selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Mamuju.

Dari penangkapan terhadap JN lanjutnya, polisi berhasil menyita barang bukti sebanyak 10 gram diduga sabu, satu unit telepon genggam dan satu unit SPM.

"Pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif untuk dilakukan pengembangan penyelidikan. Kami akan menelusuri asal narkoab yang dijual JN tersebut untuk mengungkap jaringan yang lebih besar," kata Podding. [tar]

Komentar

 
x