Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 24 Februari 2018 | 07:22 WIB
 

Buni Yani Divonis, Viktor Masih Bebas

Oleh : Agus Iriawan | Sabtu, 2 Desember 2017 | 16:27 WIB
Buni Yani Divonis, Viktor Masih Bebas
Ketua Presedium Alumni Slamet Maarif - (Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Presedium Alumni Slamet Maarif meminta pemerintah bersikap adil dalam penegakan hukum serta menghentikan bentuk kriminalisasi.

"Dari maklumat kami semua peserta kongres untuk menguatkan kembali komitmen semua alumni 212 dan Habib Rizieq sebagai imam besar umat Indonesia, maka kepada pemerintah untuk menghentikan kriminalisasi kepada kita semua kasus yang dimanipulasi," kata Slamet Maarif di atas Panggung Reuni 212, Monas , Jakarta Pusat, Sabtu (2/12/2017).

Dia mencontohkan penanganan hukum atas Viktor Laiskodrat dan Buni Yani. Buni Yani sudah diputuskan bersalah di pengadilan. Kasus Viktor sempat dikabarkan berhenti.

"Bila bersebarangan dengan kekuasan, proses hukum dilakukan dengan cepat, seperti kasus Buni Yani yang dihukum 1 tahun 6 bulan, tetapi Viktor malah bebas dan tetap nyaman dilindungi kekuasaan," tegasnya.

Dia menilai pemerintah sudah tidak ramah terhadap umat Islam dan yang muncul sekarang adalah adanya indikasi Islamofobia.

"Ujaran kebencian di medsos, dikeluarkan pro-penista agama yang begitu leluasa," ungkapnya.

Seperti diketahui, aksi Reuni 212 dihadiri ribuan ormas Islam dari berbagai kalangan dan para tokoh agama serta tokoh nasional. [rok]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x