Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 14 Desember 2017 | 09:37 WIB

Maulid Nabi di Istana

Jokowi Ingatkan Umat Islam Amalkan Misi Kenabian

Oleh : Ray Muhammad | Jumat, 1 Desember 2017 | 00:58 WIB
Jokowi Ingatkan Umat Islam Amalkan Misi Kenabian
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Bogor - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (30/11/2017) malam.

Adapun acara ini berlangsung d Ruang Garuda Istana Bogor pada pukul 20.00 WIB. Melalui sambutannya, Jokowi mengatakan
memperingati Maulid Nabi menunjukkan komitmen, mengerahkan tenaga dan upaya untuk meneruskan dan merealisasikan kenabian Nabi Besar Muhammad SAW dalam kehidupan.

Ia pun mengharapkan agar momentum ini menjadikan umat Islam senantiasa menjunjung Islam yang rahmatan lil 'alamin dalam kehidupan antarumat beragama di Indonesia.

"Bukti nyata harus kita tunjukkan. Memperingati Maulid Nabi juga mengingatkan kita pada misi kenabian yang diperintahkan Allah kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Misi kenabian pertama adalah mengajak umat manusia bertakwa kepada Allah. Artinya, kesalehan individual. Misi kenabian kedua adalah kesalehan sosial yaitu membuktikan bahwa Islam adalah rahmatan lil 'alamin," tuturnya.

Pada kesempatan ini, Jokowi turut mengingatkan agar misi kenabian dapat senantiasa diamalkan dalam bentuk kesalehan individual dan kesalehan sosial kita.

"Keberhasilan Nabi Muhammad dalam membangun Kota Madinah sebagai teladan masyarakat dunia adalah bukti nyata dari realisasi misi kenabian beliau. Dan, kita harus mampu membangun Madinah, Madinah yang baru. Membangun masyarakat Indonesia yang damai, adil, dan makmur," katanya.

Kepala Negara lalu mengatakan bahwa Kota Madinah adalah bukti kerukunan persatuan dan lintas etnis, lintas klan, lintas agama dan juga antar golongan pendatang mulai dari kelompok muhajirin dengan kelompok Ansor.

"Piagam Madinah merupakan terobosan besar toleransi dan persaudaraan. Madinah juga bukti dari sistem perekonomian yang berkeadilan, yang mengedepankan kesejahteraan bersama dan pemerataan," imbuhnya. [rym]

Komentar

 
x