Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 11 Desember 2017 | 22:09 WIB

Pelapor Minta Polisi Tahan Ahmad Dhani

Oleh : Agus Irawan | Kamis, 30 November 2017 | 19:02 WIB
Pelapor Minta Polisi Tahan Ahmad Dhani
Andreas Nohat Silitonga - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kuasa hukum pelapor kasus ujaran kebencian Ahmad Dhani, Andreas Nohat Silitonga, meminta polisi segera melakukan penahanan terhadap musisi grup Dewa 19 tersebut. Karena statusnya yang telah menjadi tersangka.

"Kami berharap, polisi dapat melakukan penahanan kepada Ahmad Dhani, ini sangat penting," kata Andreas di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (30/11/2017).

Andreas menyebutkan ada dua penilaian yang bisa digunakan untuk penahanan tersebut yakni objektif dan subyektif.

Dia menilai alasan obyektif, sesuai Pasal 21 KUHP ayat 4 menyatakan bahwa penahanan itu sendiri dapat dilakukan pada tersangka yang diancam hukuman lima tahun atau lebih. Namun untuk kasus ini, Pasal 45A UU ITE dengan ancaman pidana 6 tahun.

"Jadi syarat obyektif sudah terpenuhi," ujarnya.

Menurut dia, syarat subyektif ada pada Pasal 21 KUHP ayat 1 yang berbunyi apabila terdapat kekhawatiran bahwa tersangka bisa melarikan diri atau dikhawatirkan mengulang tindak pidana atau dikhawatirkan menghilangkan barang bukti.

"Jadi ketiga syarat subyektif tersebut terpenuhi, kalau tidak ditahan makin banyak lagi yang dirugikan," tegasnya.

Seperti diketahui, hari ini Ahmad Dhani masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Jakarta Selatan, sebagai tersangka kasus ujaran kebencian.

Sementara itu, pihak yang melaporkan Ahmad Dhani adalah Jack Lapian dari Basuki Tjahaja Purnama (BTP) Network.

Laporan dibuat setelah 6 Maret 2017, Ahmad Dhani berkicau melalui akun Twitter @AHMADDHANIPRAST, yang nadanya dianggap telah menghasut dan penuh kebencian terhadap pendukung Ahok. [ton]

Tags

Komentar

 
x