Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Desember 2017 | 03:46 WIB

Syarat untuk Calon Independen Semakin Sulit

Oleh : Agus Irawan | Rabu, 29 November 2017 | 22:34 WIB
Syarat untuk Calon Independen Semakin Sulit
Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Eksekutif Perludem, Titi Anggraini mengatakan menurunnya jumlah calon peseorangan atau independen dalam pilkada disebabkan karena sulitnya persyaratan yang diberlakukan.

Titi menyebutkan sejak keluarnya putusan MK No. 5/PUU-V/2007, praktis peserta pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) tidak hanya diikuti oleh calon gubernur/bupati/walikota dari partai politik saja, tetapi dapat diikuti juga oleh perseorangan.

"Tapi bagi individu yang ingin maju menjadi calon kepala daerah dari jalur independen diberlakukan syarat minimal dukungan dari penduduk yang dibuktikan dengan mengumpulkan KTP," kata Titi di Kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (29/11/2017).

Menurut dia, syarat yang harus dijalani oleh calon perseorangan semakin sulit, karena syarat dukungan untuk calon disesuaikan dengan jumlah penduduk di provinsi atau kabupaten/kota dengan besaran persentase yang sangat berbeda- beda tersebut.

"Contohnya dengan DPT di Jawa Barat sebesar 32.807.222, maka untuk maju menjadi calon independen di pemilihan Gubernur Jabar harus mengumpulkan dukungan sebanyak 2.132.470," ujarnya.

Dia mengatakan syarat dukungan yang tinggi untuk calon independen diperkirakan terdapat di wilayah yang jumlah penduduknya sangat besar.

"Sehingga semakin sulit syarat independen di Pilkada dan dipastikan tidak ada calon independen yang maju dari wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur pada Pilkada 2018," ucapnya.[jat]

Komentar

 
x