Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 14 Desember 2017 | 09:39 WIB

Suap Anggota DPRD Jambi Mengarah ke Gubernur?

Oleh : Ivan Setyadi | Rabu, 29 November 2017 | 20:15 WIB
Suap Anggota DPRD Jambi Mengarah ke Gubernur?
Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan akan terus mengusut aliran suap terhadap Anggota DPRD Provinsi Jambi pasta Operasi Tangkap Tangan (OTT).

"Tim masih di lapangan jadi perkembangan kasus masih sangat, kemungkinannya masih banyak," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan usai menetapkan empat orang sebagai tersangka di KPK, Rabu (29/11/2017) malam.

Saat disinggung apakah ada perintah atasan, alias Gubernur Jambi dalam praktik suap ini, mengingat modus pemberian suap adalah untuk mengesahkan RAPBD Provinsi Jambi 2018, Basaria tak mau terburu-buru.

"Ini masah dalam pemgembangan apakah ada perintah khusus atau tidak. Kita tidak bisa memastikan itu suatu keputusan dalam pengembangan," ungkapnya.

KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka. Sebagai penerima adalah SUP yang merupakan anggota DPRD Provinsi Jambi 2014-2019. Dan diduga sebagai pemberi adalah itu EWN yaitu PLT Sekretaris Daerah, ARN plt kepala dinas dan SAI asisten daerah 3 semuanya di provinsi Jambi.

Pasal yang disangkakan adalah sebagai pemberi, EWN ARN dan SAI pasal 5 ayat 1 huruf a atau huruf b atau pasal 13 undang-undang Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP

Lalu sebagai pihak yang diduga penerima SUP disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau b atau pasal 11 undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi sebagaimana diubah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 jo pasal 55 ayat 1 ke-1.[jat]

Komentar

 
x