Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 14 Desember 2017 | 09:37 WIB

Nama Kapolda Kaltim Masuk Bursa Pilkada 2018

Oleh : - | Selasa, 28 November 2017 | 22:42 WIB
Nama Kapolda Kaltim Masuk Bursa Pilkada 2018
Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim), Irjen Pol Safaruddin - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Nama Kapolda Kalimantan Timur (Kaltim), Irjen Pol Safaruddin mencuat sebagai calon Gubernur Kalimantan Timur yang potensial di Pemilihan Gubernur 2018.

Ketua Yayasan Pengendali Lingkungan dan Pembangunan (YPLP) Kalimantan Timur, Amir L menilai ketegasan Safaruddin terlihat dalam memberantas pungutan liar dan menangani serius kejahatan bidang pertambangan serta mampu memikat masyarakat.

"Beliau sosok yang tegas dan mengayomi masyarakat. Kami tahu sejak beliau memimpin Polda Kaltim pada 2015, berbagai tindak kejahatan berhasil dibongkarnya. Kami yakin dia juga mampu memerangi korupsi di Kaltim ini," kata Amir, Selasa (28/11/2017).

Dirinya meyakini Safaruddin bakal mendapatkan dukungan dari masyarakat Kalimantan Timur untuk ikut sebagai kontestan Pilkada 2018. Bahkan, partai-partai politik juga akan banyak yang mengusung dan mendukung Safaruddin.

"Karena faktor ketokohan dan kedekatannya dengan semua pihak. Pak Safaruddin pas untuk Kaltim lebih baik," ujarnya.

Dari beberapa tokoh yang namanya muncul dalam bursa Pilgub Kalimantan Timur 2018, sosok Safaruddin dianggap yang paling pas diterima masyarakat setempat. Safaruddin dikenal sangat dekat dengan lapisan masyarakat, kalangan anak muda melalui aktifitasnya di jejaring media sosial dan kegiatan kepemudaan.

Di kepolisian, Safaruddin menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Timur sejak 3 September 2015. Dia lulusan Akademi Kepolisian (1984) dengan pengalaman dalam bidang reserse. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Wakil Kepala Badan Intelijen dan Keamanan Polri.

Dalam perjalanannya, Safaruddin dikenal tegas dalam melakukan pembenahan di internal kepolisian serta tegas dalam melindungi dan melayani masyarakat.

Kemudian, tegas mengancam para pelaku tindakan persekusi, menangkap para pelaku pungutan liar, memerangi narkoba, memusnahkan sabu senilai Rp6,9 miliar hasil operasi penangkapannya dan menangani secara serius soal kejahatan bidang pertambangan.

Polda Kaltim saat kepemimpinannya berhasil menerima penghargaan dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kantor Wilayah Kaltim atas kinerjanya dalam mengelola Penatausahaan Barang Milik Negara. [ton]

Komentar

 
x