Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Desember 2017 | 03:38 WIB

Korban Longsor Pacitan yang Tertimbun Ada 6 Orang

Oleh : - | Selasa, 28 November 2017 | 19:03 WIB
Korban Longsor Pacitan yang Tertimbun Ada 6 Orang
Kapolres Pacitan, AKBP Suhandana Cakrawijaya - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Pacitan - Korban longsor di Desa Klasem, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan terus bertambah. Warga kembali melaporkan adanya korban yang diduga terimbun longsoran.

"Awalnya memang yang terdata keluarga Pak Bilal. Untuk Pak Bilal selamat. Tapi tiga keluarganya masih tertimbun longsor," kata Kapolres Pacitan, AKBP Suhandana Cakrawijaya, Selasa (28/11/2017).

Dia mengatakan, ada laporan masuk kembali. Longsor juga menimpa Rumah Soimin (60). Lokasi longsor kedua tidak jauh dari lokasi pertama.

"Soimin ditemukan selamat hanya pingsan. Namun untuk tiga keluarga lainnya juga tertimbun longsor," tambah AKBP Suhandana.

Saat ini, lanjut dia, masih menunggu keterangan dari saksi-saksi warga yang berhasil turun dari lokasi TKP untk memberitakan. "Tim masih berusaha masuk ke lokasi," katanya.

Sebelumnya, Longsor Pacitan yang terjadi di Desa Klesem, Kecamatan Kebonagung memang memakan korban. Ada 5 korban yang tertimbun.

Dari 5 korban tersebut, satu korban ditemukan selamat. "Yang selamat Bilal, ditemukan pingsan di sekitar lokasi," kata Wakapolres Pacitan, Kompol Hendrik.

Untuk lainnya, lanjut dia, masih belum ditemukan. Diduga masih tertimbun tanah longsor.

Kompol Hendrik mengatakan, awalnya memang hujan lebat, Senin (27/11/2017) malam. Kemudian, Selasa (28/11/2017) dini hari, longsor menimpa satu rumah.

"Diduga karena masih dini hari, jadi belum sempat kabur saat longsor. Akhirnya tertimbun tanah longsor tersebut," katanya.

Dia menjelaskan, saat ini tim gabungan, polisi, tentara, BPBD juga belum bisa masuk ke lokasi. Disebabkan akses jalan menuju lokasi tidak dapat dilalui karena tertutup timbunan longsor.

"Alat berat hingga saat ini masih berupaya menyingkirkan timbunan longsor yg menutup akses jalan menuju titik lokasi bencana longsor," pungkasnya.[beritajatim]

Tags

Komentar

 
x