Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 18 Januari 2018 | 15:16 WIB

Kasus SMAK Dago

KY Diharap Aktif Awasi Sidang Keterangan Palsu

Oleh : - | Senin, 27 November 2017 | 22:55 WIB
KY Diharap Aktif Awasi Sidang Keterangan Palsu
Pengamat Hukum Universitas Tarumanegara Herry Firmansyah - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Bandung - Pengamat Hukum Universitas Tarumanegara Herry Firmansyah menilai Komisi Yudisial (KY) sejatinya aktif mengawasi persidangan seperti perkara keterangan palsu Akta Notaris Nomor 3/18 November 2005 di PN Bandung.

"Apalagi jika sudah ada laporan" kata Herry.

Herry beranggapan, KY harus lebih meningkatkan fokus melaksanakan tugas pokoknya juga berani dalam mengotrol persidangan, sepeti dalam perkara keterangan palsu Akta Notaris Nomor 3/18 November 2005.

Sebelumnya, dalam 14 kali sidang keterangan palsu Akta Notaris Nomor 3/18 November 2005, dua terdakwa Edward Soeryadjaya dan Maria Goretti diketahui Pattiwael selalu mangkir dengan dalih sakit.

Sidang kasus keterangan palsu Akta Notaris Nomor 3/18 November 2005 hanya kerap dihadiri satu orang terdakwa lain yaitu Gustav Pattipeilohy.

Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan, dinyatakan bahwa terdakwa Edward Soeryadjaya dan Maria Goretti dapat dihadirkan ke persidangan dengan didampingi ahli medis.

Bahkan, pihak rumah sakit dan Dokter independen yang ditunjuk PN Bandung telah menetapkan bahwa keduanya bukan sakit permanen.

Selain itu, belum lama ini Kejaksaan Agung (Kejagung) juga menetapkan serta menahan Edward Soeryadjaya akibat dugaan korupsi dana pensiun PT Pertamina (Persero) yang merugikan negara mencapai Rp 1,4 triliun. [ton]

Komentar

 
x