Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Juli 2018 | 23:17 WIB
 

Pilkada 2018, Isu SARA Berpotensi di Kota Besar

Oleh : Agus Irawan | Senin, 27 November 2017 | 18:11 WIB
Pilkada 2018, Isu SARA Berpotensi di Kota Besar
Pengamat Komunikasi Politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Pengamat Komunikasi Politik Universitas Paramadina, Hendri Satrio mengatakan faktor media sosial tidak semua bisa mempengaruhi masyarakat dalam memilih kepala daerah.

"Kalau di wilayah NTB tidak pengaruh media sosial karena fasilitasnya tidak ada," kata Hendri, Senin (27/11/2017).

Hendri menilai kerawanan terjadi di isu suku, agama, ekonomi, "Penggunaan isu tersebut sangat berpotensi terjadi di daerah-daerah besar, hasil survei kopi kedai, isu agama diatas 50 persen," jelasnya.

Sebelumnya, Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol Setyo Wasisto menyebutkan menjelang Pilkada serentak 2018, polisi akan melakukan pengawasan kampanye di media sosial (medsos) masyarakat, karena medsos sebagai sarana masyarakat menyampaikan opini. [ton]

Komentar

Embed Widget

x