Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 13 Desember 2017 | 16:05 WIB

Polri Sebut Stok Ekstasi di Jakarta Sedang Menipis

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Kamis, 23 November 2017 | 23:17 WIB
Polri Sebut Stok Ekstasi di Jakarta Sedang Menipis
(Foto: Inilahcom/Eusebio CT)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Daniyanto mengatakan masuknya 600.000 butir ekstasi asal Belanda yang dikirim lewat jalur udara karena stok pengedar di Jakarta sedang menipis.

"Stok ekstasi para pengedar di Jakarta sedang menipis," kata Eko di Gedung Bareskrim, Kamis (23/11/2017).

Menurut dia, paket ekstasi yang dibungkus dengan modus mesin vakum itu terungkap atas kerja sama dengan mitra Bea Cukait Bandara Soekarno-Hatta. Rencananya, barang haram itu akan didistribusikan ke diskotik-diskotik di wilayah Jakarta.

"Ini akan didistribusikan ke klub-klub malam di Jakarta, nanti ini (barang bukti) untuk Tahun Baru 2018," ujarnya.

Untuk diketahui, aparat Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri bersama Direktorat Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta telah menggagalkan paket narkoba jenis ekstasi sebanyak 120 bungkus atau 600.000 butir.

Barang tersebut dikemas dalam dua kotak kayu besar yang diduga dikirim dari Belanda, kemudian petugas mengikuti dan mengawasi barang haram itu akan dibawa kemana serta untuk siapa. Alhasil, ekstasi dikirim ke Villa Mutiara Gading, Bekasi.

Dari situ, petugas gabungan langsung melakukan penggerebekan dan diamankan dua kotak besar kayu yang berisi ratusan ribu butir ekstasi. Lalu, pelaku juga diamankan sebanyak enam orang dimana dua orang pelaku berada di Lapas yaitu
Andang Anggara (26) dan Sonny Sasmita (40).

Kemudian, empat tersangka lainnya bernama Handayana Elkar Manik (31), Dadang Firmanzah (22), Waluyo (37) dan Randy Yuliansyah (22).[jat]

Komentar

 
x