Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 19 Oktober 2018 | 21:48 WIB

Cak Imin: Indonesia Kuat Karena Ajaran Ulama

Oleh : Ajat M Fajar | Rabu, 22 November 2017 | 15:22 WIB

Berita Terkait

Cak Imin: Indonesia Kuat Karena Ajaran Ulama
Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan Indonesia menjadi negara yang akan terus mempertahankan keberagaman.

"Indonesia diprediksi beberapa ahli akan terpecah belah, namun hingga saat ini masih utuh. Di antara beberapa hal yang menjadikan nasionalisme kita kuat adalah karena ajaran Ulama Nusantara yang mengajarkan tentang cinta tanah Air adalah bagian dari Iman," ujar Cak Imin dalam sambutannya ketika menjadi Keynote Speaker pada Seminar Nasional yang diselenggarakan oleh Islam Nusantara Center (INC) dengan tema "Maha Guru Ulama Nusantara: Zona Nusa Tenggara Barat" di Masjid Istqlal Jakarta, Rabu (22/11/2017).

Dia menceritakan, beberapa Negara Islam di Timur Tengah saat ini sedang menghadapi konflik dan perpecahan, padahal mereka hanya terdiri dari puluhan suku saja, sedangkan kita mempunyai 1.300 suku namun tetap bersatu hingga saat ini.

"Ini karena sejak dahulu, ulama kita sudah mengajarkan bahwa cinta tanah air adalah bagian dari Iman, yang di NU dikenal dengan adagium "Hubbul Wathan Minal Iman". Artinya nasionalisme kita ditopang kuat dengan ajaran agama, sehingga agama memperkuat naionalisme kita, ini yang belum saya lihat di negara-negara islam lain di Timur Tengah," ungkap Cak Imin.

Menurut dia, tradisi dan ajaran yang diwariskan ulama terbukti telah menjadi kekuatan nasional, serta telah menguatkan semangat kebhinekaan. "Itu harus kita jaga dan kita lestarikan," ajak Cak Imin.

Dia menjelaskan, tradisi keislaman yang telah dibangun oleh para ulama nusantara telah memberikan banyak pelajaran dan Local Wisdom yang lebih mengutamakan keharmonisan sosial dan kemaslahatan umat.

"Dari sejak zaman penjajahan, Ulama kita sudah mengajarkan cinta tanah Air adalah bagian dari Iman. Puncak dari wujud ajaran itu adalah dicetuskannya resolusi Jihad oleh K.H. Haysim Asyari yang dibacakan oleh Bung Tomo di RRI. Resolusi Jihad Ini yang kemudian memberi sprit para santri dan masyarakat untuk ikut berjihad melawan penjajah," Imbuh Cak Imin.

Atas dasar itu, tradisi Islam tersebut telah menjadi salah satu pembentuk dan penopang jatidiri bangsa saat ini.

"Jangan sekali-kali melupakan Jasa Ulama, oleh sebab itu, seminar yang digelar INC ini sangat penting, jadi generasi milenial saat ini bisa berkaca dan belajar ajaran Ulama Nusantara yang genuin dan unik," Imbuh Cak Imin.

Sementara itu, Din Syamsuddin yang juga menjadi Keynote Speaker menambahkan, sejak abad 18, banyak sekali Ulama Nusantara, khususnya Ulama Sasambo (Sasak, Samawa dan Mbojo) yang sangat cemerlang di tingkat International.

"Hal tersebut karena ada kebijakan pengiriman kader ulama ke timur tengah yang dilakukan oleh kesultanan di pulau sumbawa secara sistematis dan strategis, padahal saat itu untuk belajar ke luar negeri sangat sulit, kalau mau kirim uang saja harus ke kesultanan Malaka," kata Din Syamsuddin.

Selain dihadiri oleh Cak Imin dan Din Syamsuddin hadir juga Sultan Sumbawa, M. Kaharuddin IV, Prof. DR. Abdul Ghani Abdullah, Dr. M. Wildan, MA, Jazilul Fawaid (Inisiator INC), Zainul Milal Bizawi (Sejarawan Santri dan penulis Buku), serta Ginanjar A Syaban (Direktur INC).[jat]

Komentar

Embed Widget
x