Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Desember 2017 | 03:29 WIB

Irwansyah Figur Potensial di Pilgub Sumsel 2018

Oleh : Ajat M Fajar | Sabtu, 18 November 2017 | 22:44 WIB
Irwansyah Figur Potensial di Pilgub Sumsel 2018
Wali Kota Pangkalpinang, Irwansyah - (Foto: istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wali Kota Pangkalpinang dipandang sebagai figur muda potensial di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sumatera Selatan (Sumsel) 2018 mendatang.

"Irwansyah dengan segala prestasi dan usianya sangat pantas jadi pemimpin tingkat provinsi. Sumsel butuh figur muda dan harapan baru. Sampai hari nama-nama yang muncul selain Irwansyah, wajah lama semua," kata Pengamat Sosial Politik Universitas Sriwijaya, Bagindo Togar Butarbutar kepada wartawan, Sabtu (18/11/2017).

Bagindo menyarankan Irwansyah untuk lebih giat melakukan sosialiasi dan kampanye ke masyarakat akar rumput (grassroot). Pasalnya untuk tingkatan elit politik nama Irwansyah di Pilgub Sumsel jika dilihat dimensi waktu dan tahapan, kata Bagindo, tergolong sempit.

"Kalangan elit politik kenal beliau (Irwansyah). Pejabat Pangkal Pinang. Persoalannya sekarang, level provinsi, grade-nya musti lebih meluas," tuturnya.

Salah satu solusi, kata Bagindo, Irwansyah harus lebih intens memperkenalkan diri dengan cara dan strategi khusus. Menjelaskan siapa dia di grasssroot secara masif dan high-speed.

Termasuk menjalankan sejarah untuk meningkatkan Pangkal Pinang, mensejahterakan rakyatnya, peningkatakan pelayanan publik, pariwisata yang sukses perlu dikabarkan lebih cepat dan masif.

"Bantu rakyat sumsel dukung dan pesan akan sampai pada warga. Ini pantas banget untuk jadi pemimpin provinsi. Dalam orbit dihadapkan pilihan baru, secara laten figur dan harapan baru di Sumsel," papar Bagindo.

Dia menjelaskan, bahwa hingga bulan Januari 2018 masih akan menjadi ranah parpol. Setalah itu itu masuk ke ranah KPU. Artinya, jika hingga Januari bisa masuk ke ranah publik, Irwansyah berpeluang di meniat akhir.

"Warga dapat pilihan baru. Butuh figur dan harapan baru. Figur yang lama-lama karena elit yang punya channel dan lainnya," terangnya.

Selain itu, Bagindo menilai Irwansyah juga perlu dikemas. Sehingga dirinya memiliki pakem sendiri. Mengingat, konstelasi politik akan sangat berbeda sebelum dan pasca penetapan.

Ketua Ikatan Alumni Fisip Unsri itu mencontohkan, kasus Pilkada DKI antara petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan Anies Baswedan.

"Contoh Ahok-Anies. Ahok tinggi (elektabilitas), tapi bisa dikalahkan Anies. Aspek legal formal tiket harus didapatkan naik ke (Pilgub) Sumsel. Kalau ssudah lolos, persoalan kampanye. Tataran dibawah elit politik," kata Bagindo.

Saat ini nama-nama yang bertarung keras memperebutkan tiket dari PDI Perjuangan untuk Pilgub Sumsel 2018 adalah Ketua DPD PDI Perjuangan Sumsel Giri Ramanda Kiemas dan Wali Kota Pangkalpinang Muhammad Irwansyah.

Dalam pemberitaan terakhir, Irwansyah bahkan sudah dilirik oleh cagub Sumsel yang diusung PAN, Herman Deru. Herman Deru menyebut Irwansyah punya chemistry yang baik dengan dirinya dan berpotensi bisa mendongkrak suara

Irwansyah sendiri sudah menyatakan siap jika diusung PDIP di Pilgub Sumsel. Dia siap jadi suksesor Alex Noerdin dan ingin membawa Moto GP ke Indoenesia setelah sukses membawa MX GP ke Pangkalpinang.

"Bila dipercaya partai saya prinsipnya siap mengabdikan diri di tanah leluhur," kata Irwansyah saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Selain itu ia juga sangat konsen di bidang pendidikan. Selama di Pangkalpinang ia sudah sukses membuat perubahan, seperti akses pendidikan.

Pangkalpinang telah menuntaskan wajib belajar 9 tahun dan wajib belajar 12 tahun (setara SMA/SMK), dan mendeklarasikan rintisan wajib belajar 15 tahun (setara Diploma).

Kedua peringkat 2 integritas tertinggi Ujian Nasional tahun 2015/2016. Ketiga, peringkat tertingi ( peringkat 1) uji kompetensi guru taman kanak-kanak (TK) Provinsi (Babel peringkat 6 Nasional). Dan empat Ujian Nasional SMP/SMA/SMK 100 persen berbasis komputer.

Dalam beberapa survei disebutkan bahwa Wali Kota Pangkalpinang M Irwansyah akan menjadi kuda hitam di bursa cagub cawagub Sumsel. Irwansyah bakal jadi rebutan di menit akhir jelang pendaftaran cagub Sumsel.

Pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menururkan saat ini peta menuju Pilgub Sumsel masih cair. Belum ada kandidat yang jelas bakal menang. Kesimpulan ini didapat pasca diskusi yang diselenggarakan Kelompok Diskusi dan Kajian Opini Publik Indonesia (KedaiKOPI).

"Sumatera Selatan merupakan salah satu Provinsi yang masuk dalam survei nasional September lalu. Beberapa calon Sumsel yang sudah ada saat ini berada dalam tatanan hampir sama secara elektabilitas dalam pertanyaan terbuka," kata Hendri yang juga direktur eksekutif Kedai Kopi beberapa waktu lalu.

Dia menjelaskan, publik menyebutkan nama-nama yang memang sudah lama beredar jelang Pilgub Sumsel. Seperti Aswari Riva'i, Syahrial Oesman, Herman Deru, Dodi Alex dan Azwari.

"Justru yang mengejutkan adalah munculnya nama-nama baru seperti Irwansyah dan Giri Ramanda," kata Hendri.[jat]

Komentar

 
x