Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 14 Desember 2017 | 09:41 WIB

Sakit, Proses Hukum untuk Novanto Diminta Beda

Oleh : Agus Irawan | Sabtu, 18 November 2017 | 15:37 WIB
Sakit, Proses Hukum untuk Novanto Diminta Beda
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Politikus Partai Golkar Poempida Hidayatulloh, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghormati kondisi tersangka korupsi KTP-el, Setya Novanto yang masih terbaring sakit karena kecelakaan.

"Saya minta KPK hormati Pak Novanto yang saat ini masih dirawat di RSCM," kata Poempida di Warung Daun, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (18/11/2017).

Sebab, kata dia, penanganan suatu perkara terhadap tersangka sedang sakit harus dibedakan dengan orang yang dalam kondisi sehat. Hal ini, kata dia, harus menjadi pertimbangan KPK.

"Ada aturan dimana orang yang sedang sakit dengan kondisi orang yang sehat proses hukumnya harus berbeda, kalau ada indikasi gangguan jiwa, proses pidana bisa saja dihentikan," ucapnya.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Febri Diansyah, mengatakan KPK secara resmi mengeluarkan surat perintah penahanan terhadap tersangka kasus korupsi e - KTP, Novanto selama 20 hari pertama di Rumah tahanan Kelas 1Jakarta Timur Cabang KPK, sejak 17 Novamber hingga 6 Desember 2017.

Namun, KPK langsung membantarkan Novanto lantaran tengah sakit. Selama dirawat masa tahanan Novanto tidak dihitung. Masa tahanan dihitung sejak status bantar dicabut. [ind]

Komentar

 
x