Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 November 2017 | 04:03 WIB

Calon Pengganti Gatot Diharap Jamin Netralitas TNI

Oleh : - | Selasa, 14 November 2017 | 22:16 WIB
Calon Pengganti Gatot Diharap Jamin Netralitas TNI
Presiden RI Joko Widodo, didampingi Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, saat menghadiri Rapat Pimpinan (Rapim) TNI tahun 2017. - (Foto: Inilahcom/Agus Priatna)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI, Supiadin Aries mengatakan pergantian Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo. Sehingga, siapa yang akan ditunjuk dari matra atau angkatan mana tentu wewenang Presiden Jokowi.

Menurut dia, sesuai ketentuan enam bulan sebelum masa jabatan berakhir maka Panglima TNI akan membuat surat pengunduran secara resmi. Surat pengunduran tersebut dimaksudkan untuk memberi waktu kepada Presiden guna menyiapkan pengganti Panglima.

Sementara, kata dia, kalau menurut giliran pergantian Panglima TNI Jenderal Gatot kalau harusnya dari matra udara atau TNI Angkatan Udara.

"Namun, siapa yang ditunjuk nantinya merupakan hak prerogatif Presiden," kata Supiadin, Selasa (14/11/2017).

Anggota Fraksi Partai NasDem ini berharap Panglima TNI yang akan datang bisa fokus untuk mewujudkan program Minimum Essensial Force (MEF) yang sampai saat ini belum bisa tercapai, kesejahteraan dan profesionalisme prajurit harus terus dipelihara dan ditingkatkan.

"Tentunya Panglima yang baru mampu menjamin netralitas TNI pada Pilkada 2018 dan Pemilu 2019," ujarnya.

Sementara Anggota Komisi I DPR Fraksi PPP, Arwani Thomafi mengatakan TNI mempunyai banyak stok kader yang professional dan tangguh, sangat siap untuk mengisi estafet kepemimpinan di TNI.

Menurut dia, konstitusi memberikan mandat penuh kepada Presiden untuk mengusulkan pergantian panglima TNI.

"Kapan dan dari angkatan mana, biarlah pembahasan hal itu tidak menjadi ruang yang akan mengurangi hak prerogatif Presiden. TNI mempunyai tradisi pengkaderan yang sangat bagus dan teruji. Presiden tinggal milih saja, domain kami nanti soal setuju atau tidak," tandasnya. [ton]

Komentar

 
x