Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 November 2017 | 04:01 WIB

Fahri Ingatkan Jokowi yang Kerap Dikaitkan KPK

Oleh : Fadhly Zikry | Selasa, 14 November 2017 | 19:27 WIB
Fahri Ingatkan Jokowi yang Kerap Dikaitkan KPK
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah - (Foto: inilahcom/Didik Setiawan)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengingatkan Presiden Jokowi tentang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang kerap dikaitkan dengan kepentingan KPK.

"Saya ingin mengingatkan Presiden Jokowi yang tersayang, karena presiden telah diseret untuk mengintervensi atau Presiden telah diseret untuk diintervensi dan saling intervensi dari awal," kata Fahri di Gedung DPR, Selasa (14/11/2017).

Salah satu contohnya saat Presiden Jokowi akan memilih Menteri Kabinet Kerja pada tahun 2014 lalu.

"KPK mencoret daftar nama kabinet di awal, luar biasa itu, saya lupa saya pernah membuat intervensi-intervensi yang dilakukan oleh KPK, mencoret daftar menteri, ada yang minta tanda merah,hijau, kuning, dicoretnya sehingga Presiden tidak bisa menggunakan hak prerogatifnya yang dalam sistem kita DPR pun, lembaga legislatif, tidak dimintai konfirmasi terhadap menteri," ungkap Fahri.

Menurut Fahri hal itu sudah kebablasan. Dalam sistem hukum seharusnya hukum menjadi panglima dan tidak bisa melakukan perbuatan apapun dengan sewenang-wenang.

"Kenapa KPK sebagai lembaga penegak hukum mau dan dengan bangganya melakukan itu, lalu mencoret orang, ini merah ini hijau. Saya mau nanya pasal mana yang membolehkan dia ini mengatakan orang ini merah, dan kenapa orang itu sekarang tidak ditangkap," tegasnya.

"Ini kan jadi konyol negara kalau seperti ini, amatir lawan amatir, jadi negara amatir kita. Enggak boleh seperti itu, hukum adalah hukum, patuh dan teguhlah pada kewenangan kita, jangan melebar kemana-mana, mumpung punya nama baik, semua mau dinilai jadi polisi moral, rusaklah negara kita ini," tandasnya. [ton]

Komentar

 
Embed Widget

x