Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 November 2017 | 15:00 WIB

BPBD Naikkan Status Bojonegoro Jadi Siaga Bencana

Oleh : - | Selasa, 14 November 2017 | 17:21 WIB
BPBD Naikkan Status Bojonegoro Jadi Siaga Bencana
(Foto: Beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Bojonegoro - Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Andik Sudjarwo mengungkapkan, pihaknya kini telah mengajukan peringatan siaga banjir dan tanah longsor ke bupati.

"Iya, hari ini kami naikkan surat peringatan siaga banjir dan longsor ke bupati," ujar Andik, Selasa (14/11/2017).

Peringatan siaga banjir dan longsor ini diharapkan juga menjadi atensi bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lain untuk turut serta dalam penanggulangan maupun pelaksanaan penanganan bencana.

Peringatan siaga bencana alam tersebut mengantisipasi adanya prediksi dari BMKG yang menyebutkan bahwa bulan ini (November) akan terjadi intensitas hujan yang tinggi. Saat terjadi hujan deras biasanya bencana yang sering terjadi yakni banjir bandang, tanah longsor maupun angin puting beliung.

Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan, BPBD Bojonegoro, Eko Susanto berharap masing-masing SKPD ikut terlibat dalam pencegahan maupun penanganan bencana.

Sedangkan untuk bencana tanah longsor yang perlu diwaspadai yakni daerah di sekitar tebing sungai Bengawan Solo maupun kawasan hutan. Eko mengaku, instansinya telah melaku sosialisasi di kawasan rawan. "Kami sudah melakukan sosialisasi di daerah rawan dan membentuk desa tangguh bencana," terangnya.

Desa yang sudah ditentukan sebagai Desa Tangguh Bencana di sekitar Sungai Bengawan Solo ada delapan. Adalah Desa Kalisari, Kecamatan Baureno, Desa Sarangan, Kedungprimpen dan Gesungarum, Kecamatan Kanor, Desa Tulungagung, Kecamatan Malo, Desa Pilangsari dan Mojo, Kecamatan Kalitidu dan Desa Bogo, Kecamatan Kapas. [beritajatim]

Komentar

 
x