Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 25 November 2017 | 16:18 WIB

Tjahjo Ungkap Jokowi Sering Bongkar Pasang Mendag

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 13 November 2017 | 19:31 WIB
Tjahjo Ungkap Jokowi Sering Bongkar Pasang Mendag
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Bandung - Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah beberapa kali merombak menteri di Kabinet Kerja. Sudah dua kali Jokowi mereshuffle menteri untuk membantu kinerjanya.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengungkap alasan Presiden Jokowi mengganti pembantunya. Salah satu alasan Jokowi mengganti menteri perdagangan.

Tjahjo menyebut Presiden mengganti Mendag lantaran tidak bisa berantas mafia pangan yang ada di Indonesia. Untuk itu, Jokowi memilih mengganti dengan yang lain.

"Agak sulit, kami dikuasai mafia pangan yang sangat repot diberantas," kata Tjahjo di Bandung, Jawa Barat, Senin (13/11/2017).

Ia mencontohkan, kebutuhan daging di Jakarta sangat besar. Dalam negeri hanya mampu memenuhi 40 persen kebutuhan daging, sisanya 60 persen mengimpor dari luar negeri.

"Permasalahannya, kenapa yang 60 persen harus diimpor dari Australia, padahal harga daging di Singapura, Malaysia yang mutunya sama dengan Australia harganya Rp60-70 ribu kok dinegara kita sampai Rp100 ribu," ujar Tjahjo.

Bukan hanya mafia daging, Mendag juga tidak mampu mengatasi mafia pangan di sektor lainnya. Namun, ia tidak merincikan siapa saja mafia itu.

"Menteri perdagangan kami sempat diganti juga tidak mampu (mengatasi) hal-hal demikian, belum gula, Bambang, bawang dll," papar Tjahjo.

Diketahui pada awal kabinet, Jokowi menempatkan Rakhmat Gobel jadi Mendag, lalu mengganti nya dengan Thomas Lembong. Lalu di reshuffle Jilid II ini memasang Enggartiasto Lukito.[jat]

Komentar

 
x