Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 25 November 2017 | 16:19 WIB

Miryam Pikir-pikir Ajukan Banding

Oleh : Agus Irawan | Senin, 13 November 2017 | 13:39 WIB
Miryam Pikir-pikir Ajukan Banding
Miryam S Haryani - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Terdakwa pemberi kesaksian palsu Miryam S Haryani mengaku keberatan atas vonis 5 tahun penjara yang diberikan Majelis hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2017).

"Saya sejak pertama sudah sampaikan jangankan jadi terdakwa atau terpidana, menjadi tersangka saja keberatan, tapi saya hanya menghormati proses hukum karena ini adalah pengadilan, saya bersama tim kuasa hukum akan berpikir dalam 7 hari untuk melakukan banding atau tidak," kata Miryam di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2017).

Miryam menyebutkan dengan vonis 5 tahun penjara membuat dirinya mengalami proses yang kurang enak seperti saat diperiksa di KPK. "Saya mengalami penyidik dari awal, saya mengalami hal tidak baik oleh penyidik KPK," jelasnya.

Dia merasa keberatan video pemeriksaannya menjadi alat bukti, karena video durasi 2 menit yang dijadikan alat bukti di persidangan tidak menggambarkan semua pemeriksaannya.

"Saya sudah protes berapa kali soal video, hanya ada 2 menit, tetapi dari saksi - saksi penyidik saya diperiksa selama 7 hingga 8 jam, kenapa tidak dibuka semuanya, jadi tidak perlu saya bilang terancam atau tidak," ujarnya.

Dia mengungkapkan soal aliran dana, pihaknya hanya dikenakan pasal tunggal yakni pasal tentang memberi keterangan palsu.

"Saya hanya dikenakan pasal tunggal dan clear tidak terjadi, karena saksi tidak menyatakan begitu, pertimbangan majelis hakim itu, saksi tidak mengucapkan aliran dana," tegasnya.

Sebelumnya, Ketua majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Frangky memberikan vonis hukuman 5 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan terhadap terdakwa kasus pemberi keterangan palsu di persidangan, Miryam S Haryani terkait kasus korupsi e - KTP.

"Dengan ini menyatakan terdakwa Miryam S Haryani telah terbukti secara sah dan bersalah memberikan keterangan palsu dalam perkara korupsi," kata Frangky di dalam sidang di Pengadilan Tipikor, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2017). [rok]

Majelis hakim menyatakan keterangan Miryam soal merasa diancam penyidik KPK tidak terbukti. Karena saat dikonfrontir dengan tiga penyidik KPK, Yakni Irwan, Novel, dan Ambarita Darmanik, Miryam diketahui diberikan kesempatan untuk membaca ,mengoreksi dan menandatangi berita acara pemeriksaanya (BAP). [rok]

Tags

Komentar

 
x