Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 24 Februari 2018 | 21:12 WIB
 

KPK Periksa Staf Dirjen Perhubungan Laut

Oleh : Ivan Sethyadi | Jumat, 10 November 2017 | 11:00 WIB
KPK Periksa Staf Dirjen Perhubungan Laut
Juru Bicara KPK Febri Diansyah - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Staf Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Andreas dipanggil penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini, Jumat (10/11/2017).

Dia akan diperiksa terkait kasus dugaan korupsi yang menjerar Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan nonaktif Antonius Tonny Budiono (ATB).

"Yang bersangkutan diperiksa untuk tersangka ATB," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi sesaat tadi.

Selain Andreas, penyidik juga mengagendakan pemeriksaan terhadap Mauritz H M Sibarani selaku Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak.

KPK tengah mengusut sejumlah proyek lain berkaitan dengan penerimaan gratifikasi Tonny di lingkungan Kemenhub. Tonny diduga menerima sejumlah gratifikasi, baik uang maupun barang, seperti keris, batu akik, hingga tombak terkait proyek di instansi pimpinan Menteri Budi Karya Sukmadi tersebut.

KPK menetapkan Dirjen Perhubungan Laut Antonius Tonny Budiono dan Komisaris PT Adhi Guna Keruktama (AGK) Adiputra Kurniawan (APK) sebagai tersangka kasus dugaan suap perizinan pekerjaan pengerukan Pelabuhan Tanjung Mas, Semarang, Jawa Tengah.

Tonny selaku penerima suap dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 B UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor).

Sementara Adiputra pemberi suap disangkakan melanggar Pasal 5 ayat (1) huruf a atau Pasal 5 ayat (1) huruf b atau Pasal 13 UU nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. [rok]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x