Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 22 November 2017 | 12:39 WIB

KPK Tahan Dirut PT Quadra di Rutan Guntur

Oleh : Agus Irawan | Kamis, 9 November 2017 | 18:25 WIB
KPK Tahan Dirut PT Quadra di Rutan Guntur
Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiharjo
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) langsung menahan Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiharjo, usai diperiksa sebagai tersangka korupsi proyek pengadaan e-KTP.

Anang ditahan di Rumah Tahanan Pomdam Jaya Guntur, Jakarta, Kamis (9/11/2017).

Keluar dari gedung KPK, Anang yang mengenakan seragam tahanan warna oranye itu memilih bungkam saat ditanyakan wartawan ketika digiring menuju mobil tahanan.

Diketahui, Anang merupakan tersangka keempat yang ditahan KPK, setelah dua mantan pejabat Kementerian Dalam Negeri Irman dan Sugiharto serta pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong. Dia ditahan untuk 20 hari pertama.

"ASS ditahan di Rutan Guntur untuk 20 hari pertama, guna kepentingan penyidikan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Kamis (9/11/2017).

Febri menyebutkan bahwa penyidik KPK memanggil Anang untuk diperiksa selaku tersangka dalam kasus yang ditaksir merugikan negara hingga Rp2,3 triliun. Anang juga sudah memenuhi panggilan penyidik KPK.

"Hari ini dilakukan pemeriksaan terhadap ASS (Anang Sugiana Sudiharjo) sebagai tersangka," jelasnya.

Febri mengungkapkan, penanganan kasus korupsi e-KTP akan terus diusut pihaknya. "KPK memastikan penanganan kasus ini akan terus dilakukan. Karena ini adalah amanat UU dan publik yang sangat dirugikan akibat sebuah kasus korupsi," paparnya.

Sebelumnya, Anang sempat bersaksi dalam persidangan lanjutan terdakwa Andi Narogong. Dalam persidangan yang digelar, Jumat (3/11), jaksa penuntut umum KPK memutar rekaman percakapan telepon antara Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiharjo dengan Direktur Biomorf Lone LLC Johannes Marliem.

Saat berbincang dengan Marliem dalam rekaman itu, Anang menyebut telah menyerahkan sejumlah uang kepada Ketua DPR Setya Novanto dari keuntungan PT Quadra Solution. Anang pun mengamini saat dikonfirmasi ulang oleh jaksa penuntut umum KPK.

Sementara itu, Anang juga menyebut nama mantan bos PT Gunung Agung Made Oka Masagung. Dia mengatakan Oka merupakan rekan dari Novanto. Bahkan, Anang mengaku sempat mendatangi Oka untuk mencari modal awal menggarap proyek e-KTP.

Selain itu, Anang juga menyebut sempat mentransfer uang ke Oka sebesar US$2 juta, untuk membeli saham sebuah perusahaan bernama Neuraltus Pharmaceuticals, di Amerika Serikat.[jat]

Komentar

 
x