Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 15 Desember 2017 | 07:41 WIB

Mensos Akui Gelar Pahlawan Atas Rekomendasi Jokowi

Oleh : Ray Muhammad | Kamis, 9 November 2017 | 16:32 WIB
Mensos Akui Gelar Pahlawan Atas Rekomendasi Jokowi
Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan hal yang menjadi pertimbangan pemerintah menetapkan empat tokoh daerah sebagai pahlawan nasional hari ini, Kamis (9/11/2017).

Sebagaimana diberitakan, hari ini pemerintah menganugerahkan gelar pahlawan kepada empat tokoh daerah yang menerima gelar pahlawan, mereka antara lain:
1. Almarhum TGKH Muhammad Zainuddin Madjid (Tokoh dari Provinsi Nusa Tenggara Barat),

2. Almarhum Laksamana Malahayati (Tokoh dari Provinsi Aceh),

3. Almarhum Sultan Mahmud Riayat syah (Tokoh dari Kepulauan Riau),

4. Alm. Prof. Drs. Lafran Pane (Tokoh dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta).

Adapun penganugerahan ini berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 115/TK/Tahun 2017 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November yang ditandatangani Jokowi pada 6 November 2017.

Khofifah menuturkan pertimbangan utama dalam penganugerahan gelar Pahlawan adalah berdasarkan kewenangan Presiden.

"Serta atas usulan tim Dewan Gelar setelah nama calon diteliti dan dikaji oleh Tim Peneliti dan Pengkajian Gelar Pahlawan (TP2GP). Sebelumnya diadakan verfikasi, penelitian dan pengkajian melalui proses seminar, diskusi, serta sarasehan," ujar Khofifah di area Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis (9/11/2017).

Namun, Mensos enggan merinci soal pertimbangan utama yang membuat pemerintah menjadikan tokoh-tokoh dari keempat daerah tersebut untuk menerima gelar pahlawan nasional.

"Mohon maaf, Mensos tidak pada posisi berwenang menjawab. Kemensos tugasnya memfasilitasi tim TP2GP sampai rekomendasi tim untuk diteruskan kepada Presiden. Mereka yang menyandang gelar pahlawan nasional tidak hanya yang berjasa di medan perang tapi juga di bidang lain yang gaung dan manfaatnya dirasakan secara nasional," paparnya. [ton]

Komentar

 
x