Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 25 November 2017 | 01:44 WIB

KPU Jatim Masih Khawatir Dijebol Hacker

Oleh : - | Rabu, 8 November 2017 | 13:40 WIB
KPU Jatim Masih Khawatir Dijebol Hacker
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Surabaya - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) melakukan sosialisasi tata cara pencalonan dan penggunaan aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) di aula KPU setempat.

Dalam sosialisasi Silon itu tidak hanya diberi pemaparan materi, tapi juga langsung praktik aplikasi.

Sosialisasi Silon yang dibuka langsung Ketua KPU Jatim Eko Sasmito dihadiri perwakilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Jatim, parpol, akademisi, LSM, organisasi kemasyarakatan (ormas) dan perwakilan dari bakal calon yang akan maju melalui jalur independen.

Ketua KPU Jatim Eko Sasmito menyatakan, pencalonan merupakan tahapan yang sangat krusial, karena dalam tahap pencalonan merupakan ruh dalam suatu pemilihan.

Tahapan pencalonan setidaknya diadakan untuk menjadi jembatan komunikasi antara KPU dengan seluruh pihak dalam proses pilgub Jatim 2018.

"Demikian juga dengan kegiatan sosialisasi seperti ini, sangat penting untuk mendapat masukan dari kalangan masyarakat agar tahap pencalonan bisa maksimal," ujarnya.

Sementara itu, Divisi Teknis KPU Jatim Arbayanto menambahkan, dalam tahap pencalonan akan memakai aplikasi Silon untuk mempermudah dan mempercepat.

"Ada hal yang perlu diantisipasi bersama, yakni hacker. Ini karena sudah menjadi ancaman tersendiri oleh semua sistem informasi yang tidak hanya Silon saja," tuturnya.

Dia menambahkan, untuk mengantisipasi serangan hacker dalam aplikasi Silon sudah diantisipasi sejak awal oleh KPU RI. Yakni, ada back up yang akan dipakai adalah tetap data rekap manual.

"Pada prinsipnya, aplikasi Silon mampu memberikan kemudahan terhadap calon. Baik calon perseorangan ataupun calon dari parpol," tegasnya.

Operator Silon KPU Jatim Eddy Prayitno menegaskan, aplikasi Silon bisa diakses mulai Kamis (9/11/2017) besok.

Untuk calon perseorangan, menurutnya, akan diberikan user dan password di tanggal yang sama. Sedangkan, untuk jalur dari partai politik baru bisa dapat saat tahapan pendaftaran dimulai.

"Adanya perhatian bagi calon perseorangan untuk sangat teliti dalam input data. Jika ada data yg salah, akan ada warning dari aplikasi Silon," pungkasnya.[beritajatim]

Komentar

 
x