Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 25 November 2017 | 01:47 WIB

Ini Tata Cara Upacara Panggih Kahiyang-Bobby

Oleh : Happy Karundeng | Rabu, 8 November 2017 | 10:00 WIB
Ini Tata Cara Upacara Panggih Kahiyang-Bobby
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Solo - Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution sah menjadi suami istri setelah prosesi ijab kabul selesai. Acara pernikahan yang akan dijalani selanjutnya adalah prosesi panggih. Panggih atau bertemu adalah puncak acara pernikahan adat Jawa.

"Upacara panggih itu urut-urutannya, pengantin putri turun dari pelaminan, pengantin laki-laki datang. Bila sudah agak dekat kemudian balangan gantel (lempar gantel)," tutur salah satu pembaca acara pernikahan Kahiyang-Bobby, Umijatsih, di Gedung Graha Saba Buana, Solo, Selasa (7/11/2017).

Gantel harusnya berisi buah pinang. Namun, karena sekarang ini susah mencarinya, maka gantel itu akan diganti dengan bunga kantil yang dibungkus daun sirih dua buah yang uratnya saling bertemu. Kemudian benda itu diikat dengan benang putih.

"Nah, ini diikat dengan benang putih berdasarkan cinta kasih, cinta suci. Kalau yang laki-laki itu melemparnya ke dada manten (pengantin) putri. Manten putri melemparnya dari bawah dijatuhkan ke dengkul (lutut). Maknanya 'saya tetap setia'. Yang laki-laki maknanya 'cinta saya di situ'" ujarnya.

Tahap berikutnya, adalah Kahiyang membasuh kaki Bobby sebelum kemudian menginjak sebutir telur. Mengenai mata acara adat injak telur ini juga ada maknanya tersendiri.

"Telur itu kalau sudah diinjak maka putih dan merah menjadi satu. Itu sebagai lambang menyatunya suami-istri. Itu berarti keduanya memberikan izin percumbuan," kata Umijatsih.

Setelah menginjak telur selesai dan kaki Bobby dibersihkan Kahiyang, kemudian kedua mempelai melakukan sidrap sindur. Yaitu ayah mempelai wanita mengalungkan kain sindur kepada kedua mempelai untuk membawanya ke pelaminan.

Setelah kedua mempelai duduk, maka dimulai apa yang disebut kerobongan. Acara itu mencakup antara lain minum rujak degan (kepala muda), timbangan bobot, dan dulangan (suap-suapan).

"Dulangan melambangkan dalam hidup berumahtangga pasti menemukan permasalahan. Permasalahan itu nggak boleh dihindari, harus dihadapi, diselesaikan bersama dengan penuh suka cita. Disertai usaha dan doa pasti Tuhan berikan jalan bagi kita," ucapnya.

Menurut Umijatsih, dari semua rangkaian itu, sesuai adat Jawa, keluarga Bobby tidak diperbolehkan ikut. Bobby hanya akan diantarkan oleh teman-temannya. Orangtua Bobby baru akan datang ketika acara sungkeman hendak berlangsung. [hpy]

Komentar

 
x