Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 November 2017 | 04:03 WIB

Ada Apa Dengan SPDP Hoax Novanto?

Oleh : R Ferdian Andi R | Selasa, 7 November 2017 | 20:20 WIB
Ada Apa Dengan SPDP Hoax Novanto?
Ketua DPR Setya Novanto - (Foto: Inilahcom/Didik S.)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Nama Ketua DPR Setya Novanto, awal pekan ini kembali membuat kejutan. Penyebabnya beredarnya Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP), meski belakangan dibantah KPK. Hal ini mengingatkan peristiwa yang menimpa mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum.

Senin (6/11/2017) petang kehebohan di berbagai grup jejaring sosial seperti Whatsapp menyeruak. Penyebabnya beredarnya berita dari media daring tentang ditetapkannya kembali Setya Novanto dalam kasus E-KTP. Tak lama kemudian, selembar surat yang isinya soal SPDP beredar di sejumlah jejaring sosial lengkap dengan stempel dan tanda tangan pejabat KPK.

Namun tak berselang lama, saat informasi status hukum Setya Novanto dikonfirmasi ke sumber resmi KPK yakni Juru Bicara KPK Febri Diansyah, ia membantah status hukum Setya Novanto itu. Padahal, informasi soal status tersangka Novanto telah terlanjur menyebar luas ke publik melalui pemberitaan di media daring.

Sementara terpisah Ketua DPP Partai Golkar Yahya Zaini mengatakan terkait SPDP Setya Novanto pihak DPP Partai Golkar hanya melakukan kajian hukum saja. "Biasanya kalau ada yang terkait masalah hukum kan lebih banyak beliau dengan pengacara," ujar Yahya.

Mantan aktivis HMI ini melanjutkan kondisi di internal Golkar tetap solid dan tidak ada masalah. Menurut dia, Golkar tetap solid dalam menghadapi persaoalan yang dihadapi Setya Novanto. "Golkar kan tidak ada masalah, dan terbiasa menghadapi masalah, Golkar tetap solid. Apapun masalah dihadapi Golkar tetap solid," tegas Yahya.

Beredarnya SPDP milik Setya Novanto yang belakangan disebut palsu itu semestinya menjadi perhatian KPK. Setidaknya ada sejumlah pelanggaran atas beredarnya SPDP tersebut, seperti dugaan pemalsuan stempel termasuk tanda tangan dan kop surat KPK. Langkah ini penting untuk menegakkan marwah KPK di depan publik.

Komentar

 
x