Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Juli 2018 | 16:02 WIB
 

PNS Sampang Dilarang Panitia Pemilu

Oleh : - | Senin, 6 November 2017 | 22:16 WIB
PNS Sampang Dilarang Panitia Pemilu
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Sampang - Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang, Madura mengeluarkan surat edaran yang berisi, tidak akan memberikan izin bagi calon pegawai negeri sipil (CPNS) dan PNS tenaga pendidik untuk menjadi tenaga ad hoc Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

Aturan itu berlaku pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tingkat kabupaten dan provinsi tahun 2018. Tujuannya agar tidak mengganggu pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM).

Bupati Sampang Fadhilah Budiono menegaskan, tidak hanya guru, tetapi semua PNS di semua bidang yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sampang tidak boleh menjadi penyelenggara Pemilu. Termasuk kepala desa (Kades) dan pihak-pihak lain yang sudah menerima gaji dari pemerintah seperti pendamping program keluarga harapan (PKH).

"Pokoknya yang menerima gaji dobel tidak boleh," tegasnya, Senin (6/11/2017).

Sementara Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang, Syamsul Muarif menjelaskan, kalau aturan di KPU, PNS boleh mendaftarkan diri untuk menjadi penyelenggara Pemilu dengan syarat mendapatkan izin dari atasannya.

"PNS boleh asal atas izin atasannya," ujarnya. [beritajatim]

Komentar

Embed Widget

x