Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 November 2017 | 15:00 WIB

Jika Salah Pilih Wakil, Khofifah Bisa Blunder

Oleh : Fadhly Zikry | Minggu, 5 November 2017 | 06:00 WIB
Jika Salah Pilih Wakil, Khofifah Bisa Blunder
Menteri Sosial Khofifah Indarparawansa - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Sosial Khofifah Indarparawansa semakin banyak mendapat dukungan dari partai politik untuk maju sebagai Calon Gubernur Jawa Timur periode 2018-2023.

Meski mendapat dukungan yang kuat, namun belum ada sosok pendamping atau wakil gubernur yang dapat menyaingi calon lain yaitu pasangan Gus Ipul dan Azwar Anas.

Pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago mengingatkan agar Khofifah tidak salah dalal memilih calon Wakil Gubernur.

"Kalau misalnya salah mengambil wakil, itu bisa blunder dan bunuh diri bagi Khofifah," kata Pangi kepada INILAHCOM, Sabtu (4/11/2017).

Direktur Voxpol Center itu menambahkan, jika tidak ingin kalah, maka Khofifah harus dapat mengambil soso calon wakil yang benar-benar punya suntikan elektoral.

"Tentu dia harus punya mampu minimal memecah suara segmen NU, atau memecah suara basis Gus Ipul sendiri," ujarnya.

Dia kembali mengingatkan bahwa sosok calon Wakil Gubernur penting dalam sebuah Pilkada. "Jangan Khofifah sampai salah mengambil wakil karena faktor itu sangat penting," tandasnya.

Jelang Pilgub Jatim 2018 ini, baru Gus Ipul yang sudah mempunyai calon pendamping yaitu Bupati Banyuwangi Azwar Anas. Sementara itu Khofifah belum memunculkan sosok calon Wakil Gubernur. Sempat muncul sejumlah nama untuk mendampingi Khofifah, salah satunya nama Bupati Trenggalek Emil Dardak, namun belum ada keputusan resmi mengenai hal tersebut. [fad]

Komentar

 
x