Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 17 Desember 2017 | 03:31 WIB

PSI Buka Diri untuk Bacalon Walkot Kediri

Oleh : - | Selasa, 31 Oktober 2017 | 21:44 WIB
PSI Buka Diri untuk Bacalon Walkot Kediri
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Kediri - Sebagai pendatang baru, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kota Kediri membuka diri terhadap seluruh partai politik dalam pesta demokrasi Pilihan Walikota Kediri serentak 2018 mendatang.

PSI bahkan, siap mendukung bakal calon petahana ataupun penantang untuk mensukseskan pencalonan.

Sekretaris DPC PSI Kota Kediri Dian Widi Asmoro mengaku, akan merapatkan barisan terhadap partai politik apapun dan bakal calon siapapun yang sesuai dengan visi dan misi.

Bagi PSI, sikap membuka diri dari partai golongan anak muda ini sebagai bentuk pembelajaran politik yang sesungguhnya.

"Ayo munculkan, siapa calonnya dalam Pilkada Kota Kediri 2018. Meskipun kami belu bisa mengusung secara langsung, tetapi kami siap merapatkan barisan kepada calon yang sesuai dengan visi dan misi kami," ucap Widi, panggilan akrabnya di Kantor DPC PSI Kota Kediri, Selasa (31/10/2017).

Atas nama seluruh pengurus DPC PSI Kota Kediri kader dan simpatisan menyatakan, Pilwali Kota Kediri yang akan digelar secara serentak dengan berbagai daerah pada tahun 2018 terasa 'hambar'.

Tidak ada bakal calon yang muncul secara terbuka ditandai dengan pemasangan gambar-gambar mereka. Menurut PSI, pemandagangan ini tak biasa, tidak seperti di daerah lain.

Widi mencontohkan, Kabupaten Nganjuk, daerah tingkat dua yang bertetangga dengan Kota Kediri, serta Kabupaten Tulungagung, yang berada tak jauh dari Kota Kediri di sebelah selatan. Di dua daerah ini, banyak gambar bakal calon yang terpampang di sudut-sudut jalan, di tempat umum yang menggambarkan keseriusannya terjun dalam pencalonan.

"Di Kota Kediri ini kesannya seperti adem ayem, tidak ada pergerakan, apakah tidak ada putra terbaik bangsa ini yang mempunyai kapasitas mumpuni, yang memberikan warna lain di Kota Kediri ini. Yang memberikan penyempurnaan kekuranga. Kami sebagai pendatang baru, selaku anak muda ingin belajar berdemokrasi, tetapi pesta ini menjadi hambar, dan kurang berhasrat," jelasnya.

Diakui Widi, sebagai partai politik baru, tentu, para pengurus di tiap-tiap daerah dituntut untuk menjalin komunikasi dengan semua pihak.

Kewajiban ini akan ditunaikan secara serius dalam rangka mengantarkan perwakilannya duduk di kursi parlemen dalam Pilihan Anggota Legislatif 2019 mendatang. Di Kota Kediri, Partai yang didirikan oleh Grace Natalie ini juga telah mendaftarkan keikutsertaanya dalam Pemilihan Umum 2019 mendatang.[beritajatim]

Tags

Komentar

 
x