Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 15 Desember 2017 | 07:49 WIB

Terlilit Utang, Sekuriti Ponpes Bunuh Rekan

Oleh : - | Selasa, 31 Oktober 2017 | 09:05 WIB
Terlilit Utang, Sekuriti Ponpes Bunuh Rekan
(Foto: Beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Jombang - Petugas keamanan atau sekuriti pesantren Darul Ulum, Desa Kepudoko, Kecamatan Tembelang, Jombang, AZF (28) mengaku nekat menghabisi nyawa rekan kerjanya, Slamet (60), karena ingin menguasai uang.

Pasalnya, saat ini AZF sedang terlilit utang. Dia membutuhkan uang untuk melunasi utang tersebut. "Hasil pemeriksaan sementara, motif pelaku ingin menguasai uang milik korban. Hingga terjadilah pembunuhan itu," ujar Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto, Senin (30/10/2017).

Namun demikian, korps berseragam cokelat tidak percaya begitu saja. Oleh sebab itu, pengakuan terus masih terus didalami. "Pengakuannya seperti itu. Pelaku butuh uang karena sedang terlilit utang," katanya mengulang.

Slamet ditemukan tewas di tepi Sungai Brantas Desa Kepuhdoko, Kecamatan Tembelang, Senin (30/10/2017) kemarin. Dia mengenakan celana kolor warna hitam. Pada bagian kepala korban terdapat enam sabetan benda tajam, sedangkan pada leher terdapat luka tusuk menganga.

Sehari-hari, Slamet membantu di pesantren Darul Ulum Desa Kepuhdoko. Mulai disuruh bersih-bersih pesantren, hingga aktivitas lainnya. [beritajatim]

Tags

Komentar

 
x