Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 25 November 2017 | 01:40 WIB

Pacar Baru Siswi MTs Jadi Target Didik Berikutnya

Oleh : - | Minggu, 29 Oktober 2017 | 10:34 WIB
Pacar Baru Siswi MTs Jadi Target Didik Berikutnya
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Sumenep - Pembunuhan sadis yang menimpa Alisa Hariyani (14), seorang siswi kelas 9 salah satu Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri di Sumenep, diduga kuat berlatar belakang dendam dan cemburu.

Tersangka Didik Sugiyanto (20), warga Desa Manding Timur, Kecamatan Manding, Kabupaten Sumenep, merupakan mantan pacar korban. Tersangka diduga tidak terima saat mengetahui korban punya pacar baru berinisial SKR.

"Motif pembunuhan itu diduga kuat cinta segitiga. Tersangka sebagai mantan pacar korban sepertinya cemburu dan dendam, karena korban sudah punya pacar baru," kata Kapolres Sumenep, AKBP Joseph Ananta Pinora, Minggu (29/10/2017).

Buntutnya, tersangka merencanakan melakukan pembunuhan terhadap mantan belahan hatinya itu. Bahkan, sejatinya target tersangka bukan hanya korban, tetapi juga SKR, pacar baru korban.

"Tersangka mulai menyusun rencana, dengan menghubungi korban dan SKR. Dalihnya ingin ketemu. Ternyata yang memenuhi panggilan itu hanya korban. Sedangkan SKR tidak datang," ujar Pinora.

Tersangka kemudian mengajak korban berboncengan naik sepeda motor. Alasannya, ingin jalan-jalan berdua. Ternyata sampai di sebuah ladang, di jalan setapak yang sepi, tersangka melaksanakan rencananya untuk menghabisi mantan pacarnya dengan sebilah celurit.

"Setelah menganiaya korban, pelaku meninggalkan korban tergeletak di TKP. Ia menduga korban sudah meninggal. Tersangka pergi dengan mengendarai sepeda motor korban," papar Pinora.

Setelah melakukan aksinya, tersangka masih sempat pesta minum-minuman keras, dan keesokan harinya menjual sepeda motor milik korban. Setelah polisi mulai mengungkap kasus pembunuhan sadis ini, tersangka kabur.

"Namun tersangka akhirnya berhasil ditangkap di kamar kosnya di Kelurahan Kenanga, Cipondoh, Tangerang, Banten. Dari Sumenep, tersangka kabur ke Banten untuk menghilangkan jejak," ucap Pinora.

Namun tersangka pembunuhan tersebut terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan dan membahayakan petugas. Tembakan petugas mengenai dada kiri tersangka. Tersangka pun dilarikan ke Rumah Sakit Daerah (RSD) dr. H. Moh. Anwar Sumenep untuk mendapatkan perawatan. Namun nyawa tersangka tidak dapat diselamatkan. Tersangka tewas di rumah sakit.

Sebelumnya, pada Minggu (22/10/2017), Alisa Hariyani, warga Jl. Merpati gang 4 Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep, ditemukan terkapar di sebuah jalan setapak, di sebelah Pasar Barisan, Desa Mantajun, Kecamatan Dasuk.

Saat ditemukan korban dalam kondisi lemah penuh luka bacok. Namun korban masih hidup dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit Daerah dr H. Moh Anwar Sumenep. Namun setelah mendapat perawatan beberapa jam, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.[beritajatim]

Komentar

 
x