Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 26 Mei 2018 | 19:12 WIB
 

Anton: Jabar Rentan Radikalisme dan Intoleransi

Oleh : Willi Nafie | Sabtu, 28 Oktober 2017 | 10:11 WIB
Anton: Jabar Rentan Radikalisme dan Intoleransi
Mantan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Anton Charliyan - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Anton Charliyan menilai Jabar masih sangat rentan terhadap aksi-aksi radikalisme dan intoleransi.

Pasalnya, hingga kini masih dinilai ada ideologi yang ingin mendirikan Negara Islam Indonesia (NII).

"Karena di sini (Jawa Barat) masih ada ideologi-ideologi yang ingin mendirikan NII dan inilah akar dari radikalisme dan intoleransi," kata Anton, Sabtu (28/10/2017).

Untuk itu, lanjut Anton, pemimpin Jabar ke depan harus mampu menjamin keamanan warganya dari ideologi tersebut.

"Jawa Barat rentan radikalisme dan intoleransi. Di Jawa Barat diperlukan seorang pemimpin yang tegas dan berani yang mampu menjamin keamanan dan kepastian hukum," tuturnya.

Sekadar informasi, Anton mengaku telah siap maju ke ajang kontestasi Pilgub Jabar 2018. Meski Wakil Kepala Lemdiklat Polri itu disebut-sebut memiliki kedekatan dengan PDI Perjuangan, namun, hingga kini partai berlambang kepala banteng itu belum memutuskan pilihannya.

Sebagai polisi aktif, ia baru akan melepas jabatannya setelah mendapatkan kepastian kendaraan politik yang hendak menerimanya nanti. [ton]

Komentar

 
Embed Widget

x