Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 23 November 2017 | 20:09 WIB

Jelang 2018, KPU Gencarkan Gerakan Sadar Pemilu

Oleh : Agus Irawan | Sabtu, 28 Oktober 2017 | 00:28 WIB
Jelang 2018, KPU Gencarkan Gerakan Sadar Pemilu
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Wahyu Setiawan - (Foto: inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan menggencarkan Gerakan Sadar Pemilu menjelang Pilkada Serentak 2018.

Komisioner KPU Wahyu Setiawan menyebutkan sosialiasi atau pendataan para pemilih saja tidaklah cukup. Karena itu, pendidikan pemilih menjadi sangat penting untuk membangun kesadaran Pemilu.

"Jadi pendidikan pemilih upaya yang harus dilakukan terus menerus," kata Wahyu, Jumat (27/10/2017).

Dia menjelaskan KPU menemukan akar bila keluarga adalah unit sosial terkecil. Sebab KPU ingin membawa politik dan pemilu dalam obrolan kekuarga sehari-hari.

Karena itu, KPU memilih sosialiasi berbasis keluarga, dengan konsep door to door saat melakukan pendataan ke setiap rumah warga. Menurut dia, sistem door to door sebenarnya telah dilakukan.

"Seperti halnya petugas pemutakhiran data pemilih yang pasti mendatangi setiap rumah, jadi tidak hanya sekedar mendata namun menyampaikan pendidikan pentingnya pemilu," jelasnya.

Kemudian, saat petugas membagikan formulir C6 atau undangan, maka akan dilakukan komunikasi dua arah. "Sampaikan kalau memilih, saatnya kedaulatan diimplementasikan di kotak suara," ujarnya.

Dia mengungkapkan gerakan sadar pemilu akan dimulai pada 29 Oktober 2017. KPU juga akan meluncurkan jargon 'Pemilih Berdaulat, Negara Kuat'.

"KPU juga akan pastikan fungsi edukasi berjalan massif dan sistematis," tandasnya. [ton]

Komentar

 
x