Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 23 Januari 2018 | 20:29 WIB
 

Fraksi NasDem Harap BNN Tes Urine Pegawai Pajak

Oleh : - | Jumat, 20 Oktober 2017 | 18:37 WIB
Fraksi NasDem Harap BNN Tes Urine Pegawai Pajak
Anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni - (Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni menyayangkan adanya oknum pegawai Direktorat Jenderal Pajak yang tertangkap Polda Sulawesi Utara atas dugaan kepemilikan sabu.

"Sangat disayangkan petugas pajak melakukan perbuatan keji dengan menggunakan narkoba sabu dan tergolong banyak," kata Sahroni, Jumat (20/10/2017).

Anggota Fraksi Partai NasDem ini menyarankan kepada Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk melakukan tes urine di seluruh lingkungan Direktorat Jenderal Pajak, karena hal tersebut supaya tidak ada lagi oknum pemerintahan yang menyalahgunakan narkoba jenis apapun.

"BNN harus kembali melakukan tes urine untuk memastikan tidak adanya lagi penyalahgunaan narkoba, wajib dilakukan untuk pembuktian bahwa pegawai pajak bersih dari narkoba. Semuanya harus diperiksa, mulai dari staf biasa hingga eselon 1 dan Dirjen Pajak sebagai pemberi contoh harus menjalani tes urine," ujarnya.

Di samping itu, Sahroni mengatakan Polri bersama BNN harus menindaklanjuti juga kasus ini dengan meminta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menelusuri aliran dana dari barang haram tersebut yang dimiliki Wahyu.

"Harus ditelusuri apakah dia sekedar pemakai atau tidak, jangan-jangan dia pemasok narkoba untuk sekelompok orang. Saya selaku anggota Komisi III meminta Polri, BNN dan PPATK memeriksa secara serius," jelasnya.

Untuk diketahui, Kabid Pendaftaran Ekstensifikasi Penilaian Ditjen Pajak Kantor Wilayah Sulawesi Tengah Utara, Gorontalo dan Maluku Utara Wahyu Nugroho ditangkap polisi karena diduga memiliki narkoba jenis sabu di kawasan Mall Manado pada Kamis (19/10/2017).

Sementara, polisi menemukan barang bukti dari tangan Wahyu sebanyak 30 gram sabu. Akhirnya, Wahyu dan barang bukti sabunya itu dibawa ke Polda Sulawesi Utara untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. [ton]

Tags

Komentar

 
Embed Widget

x