Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 22 November 2017 | 12:39 WIB

Mendagri Harap Tak Ada Lagi Korupsi Dana Desa

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Jumat, 20 Oktober 2017 | 15:34 WIB
Mendagri Harap Tak Ada Lagi Korupsi Dana Desa
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo - (Foto: Inilahcom/Eusebio Chrysnamurti)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo berharao kasus korupsi dana desa tak akan terulang lagi. Ia ingin kasus korupsi di Pamekasan, Madura, jawa Timur adalah untuk terkhir kalinya.

"Kasus di Madura itu harus jadi kasus yang terakhir. Dana desa untuk masyarakat desa," kata Tjahjo saat berada di Mabes Polri, Jumat (20/10/2017).

Dia mengaku senang bisa bersinergi dengan Mendes PDT dan kepolisian dalam mengawasi dana desa. Pengawasan ketat seperti ini diharapkan membuat oknum yang akan 'bermain' menjadi takut.

"Ketika kekuatan bersama menekan, maka kepala desa takut. Saya kira dengan satu pintu pengawasan dengan kepolisian, punya kapolsek seluruh Indonesia, saya kira bisa lebih efektif satu pintu saja," kata Tjahjo.

Kasus korupsi dana desa di Pameksan yang dimaksud oleh Tjahjo yakni kasus yang diungkap KPK. Kasus ini berawal saat Kepala Desa Dassok Agus Mulyadi dilaporkan LSM ke Kejaksaan Negeri Pamekasan atas dugaan tindak pidana korupsi pengadaan di Desa Dassok, yang menggunakan dana desa senilai Rp100 juta.

Namun Agus Mulyadi, Bupati Pamekasan Achmad Syafii, dan Kepala Inspektorat Pamekasan Sutjipto malah memberikan suap kepada Kajari Pamekasan Rudy Indra Prasetya. Uang suap diberikan Rp 250 juta dengan maksud agar laporan tersebut tidak ditindaklanjuti.

Lima orang tersebut pun terkena operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK di Pamekasan, Jawa Timur, pada Rabu (2/8/2017). [ton]

Komentar

 
x