Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 15 Desember 2017 | 07:44 WIB

Ini Potensi Masalah Pilkada Serentak 2018

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 19 Oktober 2017 | 15:16 WIB
Ini Potensi Masalah Pilkada Serentak 2018
(Foto: Ilustrasi)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pemilihan kepala daerah secara serentak akan dilakukan pada tahun 2018 di 17 Provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten. Dalam pelaksanaan ini, belum bisa terbebas secara murni dari masalah.

Salah satu kendalanya adalah mengenai data Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) sebagai basis pemilih. Dengan begitu, masyarakat diminta proaktif dalam pengecekan dan berkonsultasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di daerah masing-masing.

"Pembaharuan data penduduk sangat memerlukan dukungan dari seluruh elemen," kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Kamis (18/10/2017).

Kemudian, potensi permasalahan juga terjadi di Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Khususnya terkait aliran dana bagi Badan Pengawas Pemilu di Kabupaten /Kota.

Sebab masih ada daerah yang dalam proses pembentukan, karena terbentur dengam mekanisme lembaga ad hoc. Kendati begitu, sebagian sudah berhasil diantisipasi melalui arahan dari Mendagri.

"Kepada Pemda, bahwa dalam hal Panwaslu Kabupaten/Kota belum terbentuk maka pembahasan NPHD Panwaslu tersebut dapat dilakukan oleh Bawaslu Provinsi masing-masing," ujar Tjahjo.

Dalam kesempatan ini dia mengatakan, pihaknya memberikan perhatian khusus Pilkada di wilayah Papua saat Pilgub nanti. Adanya beberapa pengaturan khusus di Provinsi Papua karena merupakan daerah otonomi yang asimetris (contoh: sistem noken).

"Rujukan indeks kerawanan pilkada menjadi salah satu parameter dalam mewaspadai daerah yang rawan gangguan kelompok separatis dan rawan konflik," kata dia. [ton]

Komentar

 
x