Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 November 2017 | 15:06 WIB

Seluruh Korban Longsor Jember Sudah Ditemukan

Oleh : - | Rabu, 18 Oktober 2017 | 21:01 WIB
Seluruh Korban Longsor Jember Sudah Ditemukan
(Foto: beritajatim)
facebook twitter

INILAHCOM, Jember - Seluruh korban tanah longsor di Desa Jambesari, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember, Jawa Timur, berhasil ditemukan dalam keadaan tak bernyawa, Rabu (18/10).

Mereka satu keluarga, yakini Saiful (35), Yana (25), dan Faris (5). Faris ditemukan lebih dulu pada pukul 08.40. Sementara Saiful dan Yana ditemukan sekitar pukul tiga sore. Jarak lokasi ditemukannya jenazah Faris dengan ayah dan ibunya sekitar tiga meter. Sementara Saiful dan Yana berdekatan.

"Jenazah masih utuh," kata Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jember Widi Prasetyo.

Mayat berhasil ditemukan salah satunya karena bantuan eskavator yang mengeduk timbunan tanah yang menutupi rumah keluarga Saiful. Rumah tersebut tertimbun tanah yang longsor pada Senin (16/10/2017) malam. "Yana ditemukan lebih dulu setelah Faris. Sementara jenazah Saiful ditemukan 30 menit setelah Yana," kata Widi.

Seluruh jenazah dievakuasi ke Puskesmas Sumberbaru. Keberhasilan penemuan jenazah korban tanah longsor ini, menurut Widi, tak lepas dari kekompakan TNI dan Polri beserta relawan.

Selama masa pencarian tersebut, Kepala Kepolisian Resor Jember Ajun Komisaris Besar Kusworo Wibowo dan Komandan Distrik Militer 0824 Letnan Kolonel Infantri Rudianto memang tampak memimpin di lapangan.

Rudianto mengatakan, pencarian korban ini membawa banyak hikmah. "Pertama, interoperability sangat menentukan dlm pelaksanaan kegiatan di lapangan. Alat komunikasi yang menghubungkan seluruh stakeholder yang terlibat pencatian harus disediakan sebaik-baiknya," katanya.

"Kedua, pengetahuan soal kuntur tanah, arah pergerakan longsor dan kondisi rumah sangat menentukan penentuan kemungkinan lokasi korban. Ketiga, pengetahuan kondisi tanah, kondisi alat berat, kelihaian operator alat berat, disiplin dan konsentrasi sangat menentukan kecepatan penggalian. Terakhir pengetahuan perlakuan mayat, pemakaian sarung tangan lateks, kekompakan dalam penggalian dan pengangkatan, kesabaran dan konsentrasi sangat menentukan dalam proses akhir penggalian jenazah," kata Rudianto.[beritajatim]

Tags

Komentar

 
x