Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 19 November 2017 | 06:14 WIB

Alasan Pembuat Uang Palsu Sembunyi di Gua

Oleh : Indra Hendriana | Rabu, 18 Oktober 2017 | 16:34 WIB
Alasan Pembuat Uang Palsu Sembunyi di Gua
(Foto: inilahcom/Indra Hendriana)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ada kejadian yang menarik dari aksi penangkapan pada tersangka pembuat uang palsu berinisial I. Tersangka melarikan diri ke sebuah gua yang berada di Taman Nasional, Baluran Situbondo, Jawa Timur.

Tujuan I bersembunyi di sebuah gua adalah agar bisa lolos dari penangkapan yang dilakukan tim penyidik Bareskrim Polri. Dia bersembunyi di sebuah gua itu atas dasar petunjuk dari dukun disana. Tapi identitas dukun itu tak disebutkan dengan rinci.

"Dia bersembunyi di dalam gua disana atas petunjuk dari orang pintar katanya, kalau di goa tidak bisa ditangkap oleh Bareskrim katanya," kata Direktur Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus Brigjen Agung Setya saat jumpa pers di Bareskrim Polri Gedung KKP, Jakarta, (18/10/2017).

Namun, usaha I yang juga residivis pada kasus yang serupa tidak membuahkan hasil. Sebeb, penyidik bisa menangkap I meski bersembunyi di sebuah gua.

"Ya Alhamdulillah kami bisa temukan (di gua) disana. kemudian kami bawa kesini," ujar dia.

Adapun kasus ini terbongkar setelah pihaknya melakukan penyelidikan selama tiga bulan. Penyelidikan ini dilakukan setelah ada informasi soal peredaran uang palsu di Majalengka.

Sebanyak enam orang diamankan dan dijadikan tersangka oleh polisi. Tiga tersangka diamankan di Cirebon dan tiga tersangka lainnya di Bangkalan. Enam tersangka itu adalah, S, M, RS, I, T, dan AR.

Dari hasil penangkapan ini, penyidik berhasil menyita uang palsu dalam pecahan seratus ribu sebangak 313 lembar. Selain mengamankan uang palsu, polisi juga mengamankan alat untuk mencetak seperti, printer, alat oven, komputer, kertas, dan tinta.

Atas perbuatannya keenam orang ini dijadikan tersangka. Mereka dijerat dengan Pasal 36 ayat (1) dan atau ayat (3), Pasal 37 ayat Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang mata uang jo 55 KUHP dan atau Pasal 3 dan Padal 5 UU No. 8 Tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang. Ancaman hukuman seumur hidup.

Sementara modal awal untuk membuat usaha pembuatan uang palsu senilai Rp 120 juta. Modal itu diberikan oleh pengusaha asal Cirebon berinisial AR kepada pelaku berinisial I.[jat]

Tags

Komentar

 
x