Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 22 November 2017 | 12:39 WIB

Polri Restui Anggotanya yang Maju Pilkada 2018

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Rabu, 18 Oktober 2017 | 15:16 WIB
Polri Restui Anggotanya yang Maju Pilkada 2018
Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Mabes Polri memberikan sikap soal anggota polri yang ingin maju Pilkada Serentak 2018 mendatang. Polri akan mendukung anggota tersebut dengan memberikan ijin untuk meninggalkan instansi kepolisian.

"Pada prinsipnya Mabes Polri mendukung maunya seorang anggota Polri dalam Pilkada. Dukungan itu dalam bentuk mengacc atau mengizinkan untuk mundur dari keanggotaan Polri," kata Kabag Penerangan Umum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul, Rabu (18/10/2017).

Dia mengatakan polri akan mengizinkan anggota polri tersebut yang akan maju jik sudah ditetapkan menjadi pasangan calon yakni pada Februari 2018 mendatang. Sebelum penetapan itu, anggota tersebut masih boleh menjadi anggota polri.

"Keanggotaan Polri itu mundur pada saat dia telah ditetapkan sebagai pasangan calon kepala daerah okeh kpud KPU provinsi. Pengunduran diri itu dihitung mulai saat dia ditetapkan calon," katanya.

Martinus mengatakan anggota polri yang akan maju di Pilkada itu bisa dari pangkat tamtama sampai Jenderal perwira tinggi (pati). Saat ditanyai wartawan soal sosok siapa sajakah anggota polri yang akan maju di Pilkada, dia mengaku baru mengetahui Danko Brimob yang akan maju di Provinsi Maluku.

"Baru Pak Dankor Brimob untuk provinsi Maluku. Ada informasi yang beredar yang saya dapat dari media Paulus Waterpauw, Anton Charlian, tapi belum jelas juga," ujarnya.

Martinus menyebut polri justru akan berbangga dengan adanya anggota polri yang maju di gelaran Pilkada. artinya jika nanti didukung masyarakat, otomatis kinerja polri dinilai baik oleh masyarakat.

"Dan tentu kami berbangga bila anggota Polri bisa terpilih jadi kepala daerah. Dalam arti kita menjadi lebih secara internal meningkatkan kinerja kemampuan kapasitas karena itu berhubungan dengan penilaian dari masyarakat. Maunya anggota Polri tentu sudah didukung parpol, masyarakat. Yang dilihat tentu dari kerjanya, integritas nya," jelasnya. [ton]

Komentar

 
x