Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 18 Oktober 2017 | 06:52 WIB

Lagi di Singapura, Menhub Tak Penuhi Panggilan KPK

Oleh : Indra Hendriana | Jumat, 13 Oktober 2017 | 16:44 WIB
Lagi di Singapura, Menhub Tak Penuhi Panggilan KPK
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi tidak dapat memenuhi panggilan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena tengah menghadiri acara internasional mewakili negara Indonesia di waktu yang bersamaan.

Kabiro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan, Baitul Ihwan mengatakan Budi Karya berniat ingin memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus yang menjerat Komisaris PT Adhiguna Keruktama, Adiputra Kurniawan dan Dirjen Perhubungan Laut, Antonius Tonny Budiono. Namun, lantaran ada kegiatan itu Menteri Budi pun belum bisa datang.

"Jadi pada prinsipnya, Menhub siap membantu KPK," ujar Ihwan kepada wartawan, Jakarta, Jumat (13/10/2017).

Ihwan menjelaskan kegiatan Menteri Budi itu adalah kegiatan para menteri transportasi negara-negara yang masuk dalam ASEAN. Acara itu digelar di Singapura sejak Kamis 12 Oktober 2017.

"Para Menteri Transportasi ASEAN menandatangani 4 buah kesepakatan yaitu terkait liberalisasi bidang jasa transportasi udara," ujarnya.

Dalam kasus ini, KPK telah menjerat dua orang tersangka yakni mantan Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Antonius Tonny Budiono dan Komisaris PT Adhiguna Keruktama, Adiputra Kurniawan.

Tonny diduga menerima gratifikasi dan suap yang totalnya mencapai Rp20 miliar. Uang tersebut disita KPK saat penangkapan Tonny. Uang sebesar Rp18,9 miliar disimpan dalam 33 tas ransel, sementara sekitar Rp 1,174 miliar disita dari rekening Bank Mandiri.

Uang sebesar Rp 1,174 miliar diduga sebagai suap yang diberikan Adiputra untuk mendapatkan proyek pengerukan Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah.[ris]

Komentar

 
x