Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 18 Oktober 2017 | 07:06 WIB

Junimart: OTT Walkot Batu Penangkapan Teroris

Oleh : Muhamad Yusuf Agam | Kamis, 12 Oktober 2017 | 21:11 WIB
Junimart: OTT Walkot Batu Penangkapan Teroris
Anggota Komisi III DPR Fraksi PDI Perjuangan, Junimart Girsang - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi III DPR Fraksi PDI Perjuangan, Junimart Girsang mengkritik keterlibatan Polri dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap Wali Kota Batu non-aktif Eddy Rumpoko.

Dia menilai penangkapan tersebut sangat tidak layak dilakukan kepada seorang kepala daerah, karena diperlakukan layaknya seorang teroris.

"Kalau pengamanan untuk OTT kami mencermati, cermatannya itu justru dari kepolisian yang ikut bantu kaya overacting. Anggota kepolisian seperti membawa teroris. orang Walikota Batu masih mau sampaikan ke pers tapi didorong polisi supaya cepat masuk bus, ada apa?," kata Junimart ketika Komisi lll DPR memutar video OTT tersebut saat rapat dengar pendapat dengan polri di gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Dia mengatakan dalam video pengkapan itu, polisi yang saat itu mengawal KPK seperti satuan Densus 88 anti teror yang sedang menangkap seorang teroris.

"Kami ingin Pak Kapolri menindak, overacting. Kok dia mengamankan malah tidak mengamankan, memicu emosi orang-orang, kasian tuh wali kota terlepas dia sedang mandi digedor-gedor, OTT katanya, Pak. Dia sedang bicara ke pers didorong dengan senjata lengkap," ucap Junimart.

Mendengar protes dari Junimart, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengaku akan mengevaluasi anggota kepolisian yang bertindak berlebihan saat ikut mengamankan OTT KPK tersebut.

"Jika intelijen prediksi tak ada perlawanan berarti, menyangkut kepala daerah, saya pikir kepolisian tak perlu ekspresif menunjukkan di depan publik Polri arogan. Kami akan beri arahan. Ini tergantung perkiraan akan terjadi ancaman sehingga penampilan Polri disesuaikan potensi ancaman itu," JawabTito.[jat]

Komentar

 
x