Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 14 Desember 2017 | 15:12 WIB

Kasus e-KTP, KPK Cekal 2 Orang

Oleh : Ivan Sethyadi | Kamis, 12 Oktober 2017 | 17:43 WIB
Kasus e-KTP, KPK Cekal 2 Orang
Juru Bicara KPK, Febri Diansyah - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengeluarkan surat pencegahan keluar negeri terkait kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

Ada dua nama yang dicegah untuk bepergian keluar negeri oleh penyidik KPK.

"Pencegahan atas nama Inayah dan Radeb Gede. Terhitung sejak 4 Oktober 2017 untuk 6 bulan ke depan," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah, Kamis (12/10/2017) petang.

Keduanya dicegah untuk memudahkan proses penyidikan terhadap tersangka Anang Sugiana Sudiharjo, Direktur Quadra Solution.

Febri tidak merinci peran keduanya dalam proses dugaan korupsi e-KTP sampai harus dicegah bepergian keluar negeri.

"Pencegahan bepergian ke luar negeri dilakukan berdasarkan Pasal 12 ayat (1) huruf b UU KPK. Penyidik membutuhkan keterangan para saksi tersebut dalam penyidikan ini dan jika dibutuhkan yang bersangkutan tidak sedang berada di luar negeri," ungkapnya.

Anang Sugiana ditetapkan oleh KPK sebagai tersangka baru dalam kasus yang merugikan negara hingga Rp 2,3 Triliun pada September silam.

Sebelumnya, dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Senin (25/9/2017), terungkap bahwa PT Quadra Solution pernah menerima dana pinjaman dari Andi Narogong sebesar Rp 36 miliar ketika masih menangani proyek e-KTP.

Pinjaman tersebut diberikan Andi lantaran dalam pengerjaan proyek e-KTP, Quadra Solution yang bersama-sama tergabung dalam konsorsium PNRI tidak mendapat DP pengerjaan proyek e-KTP.

Atas Perbuatannya, Anang pun disangkakan melanggar pasal 2 ayat (1) subsider Pasal 3 UU No. 31/1999 sebagaimana telah diubah dalam UU No 20/2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat(1) ke-1 KUHPidana. [rok]

Tags

Komentar

 
x