Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 14 Desember 2017 | 19:58 WIB

Polisi Diminta Segera Periksa Eggi Sudjana

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 12 Oktober 2017 | 15:01 WIB
Polisi Diminta Segera Periksa Eggi Sudjana
Eggi Sudjana
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPN Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (Peradah), Suresh Kumar meminta pihak Bareskrim Polri menidaklanjuti laporan terhadap Eggi Sudjana terkait dugaan penistaan agama.

"Laporan kami sudah nyampe sini. Di Direktorat Tindak Pidana Umum, nah sedang berproses satu-dua hari ini sudah. Ya kami berharap satu-dua hari ini bisa diperiksa berkasnya," kata Suresh di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

Dia berharap sedianya kasus ini segera diselesaikan oleh pihak kepolisian. "Ya kami berharap kasus ini segera selesai. Tentu sesuai prosedur, polisi periksa berkas (laporan), kemudian panggil ahli dan memanggil kami. Selanjutnaya panggil terlapor," ujar Suresh.

Kedatangan mereka untuk memperbaiki laporan pada Pengacara Eggi Sudjana. Mereka sebelumnya melaporkan Eggi dengan dugaan pelanggaran Pasal 28 ayat 2 UU ITE yakni menyebarkan SARA.

DPN Peradah sebelumnya mengubah laporannya menjadi dugaan penistaan agama yang dilkaukan oleh Eggi. Dalam laporannya mereka menggunakan Pasal 156 a UU KUHP tentang penodaan agama.

Suresh mengatakan perubahan laporan pihaknya diterima oleh pihak Bareskrim. Dengan demikian, dia berharap kedepan pihak kepolisian segera menangani apa yang dilaporkan pihaknya. "Laporan kami sudah disini kami berharap segera diproses," ujar dia.

Adapun perubahan pasal ini dilakukan setelah pihaknya melakukan gelar perkara bersama tiga organisasi lainnya, yakni Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia, Ikatan Cendekiawan Hindu Indonesia, dan Prajaniti Hindu Indonesia.

Laporan ini terkait dengan video wawancara Eggi, di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), 2 Oktober 2017. Menurutnya, ajaran selain Islam bertentangan dengan sila pertama Pancasila.

Eggi sendiri membantah bahwa ucapannya itu bertujuan untuk mendiskreditkan agama selain Islam. Hal itu lebih ditujukan bagi efek Perppu Ormas bagi kelangsungan organisasi keagamaan.[ris]

Komentar

 
x